CIAMIS, RADARTASIK.ID — Rupanya kursi bupati tidak selalu membuat orang berhenti menghitung kursi. Ada yang justru mulai menghitung lebih jauh.
Dari Ciamis menuju Bandung. Dari bupati menuju gubernur. Dari Jabar Selatan menuju Jabar 1.
Itulah yang muncul di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga:Ngobrol Pagi di Kantin RSOP Ciamis, Ada Langkah Dahsyat Dokter Iman SolichinPasca Digeledah KPK, Guru SMAN di Tasikmalaya Diberi Cuti untuk Bereskan Masalah
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya tiba-tiba membuka pintu yang selama ini belum terbuka: maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat.
Bukan sekadar wacana dari orang lain. Herdiat sendiri yang mengucapkannya.
Awalnya Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat H Amir Mahpud mendorong Herdiat agar setelah menyelesaikan tugas sebagai bupati melanjutkan kiprah ke tingkat nasional, termasuk menjadi calon anggota DPR RI.
Herdiat malah membelokkan arah pembicaraan. “Tadi Pak Ketua mendorong saya untuk ikut Pileg pusat. Kenapa tidak ke Gubernur Jawa Barat setelah menjadi Bupati Ciamis. Wah, keren. Amin,” katanya.
Kalimat itu disambut suasana hangat. Lalu datang pertanyaan yang lebih terang. Siap Jabar 1? Jawaban Herdiat juga terang.
“Siap saya, Pak. Untuk Jawa Barat lebih baik lagi. Sekarang sudah baik, kita tingkatkan lebih baik lagi.” Selesai.
Yang menarik, pernyataan itu keluar justru ketika Herdiat menghadiri peresmian kantor baru DPC Gerindra Ciamis. Gedungnya megah.
Tetapi Herdiat meminta agar kemegahan itu tidak berhenti pada tembok. Ia berharap kantor tersebut menjadi rumah rakyat.
Baca Juga:KPK Geledah Rumah Guru di Tasikmalaya Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Maba UnsoedBecak Listrik Pun Tersenyum!
“Sebesar apa pun partai membutuhkan rakyat. Tanpa dukungan dan doa masyarakat, kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Ada filosofi sederhana di situ. Partai punya kantor. Politisi punya jabatan. Tetapi pemilik suara tetap rakyat. Dan mungkin karena itulah Herdiat tidak hanya bicara tentang Ciamis. Ia mulai bicara Jawa Barat.
Amir Mahpud tidak langsung mengatakan: Herdiat calon gubernur. Itu penting. Ia menyebut Herdiat sudah menjadi kader Gerindra dan setiap kader tentu mempunyai cita-cita politik.
Tetapi apakah cita-cita itu realistis untuk Jabar 1? Itu soal lain. “Kita lihat apakah keinginan ini bisa realistis dengan kondisi Jawa Barat sekarang,” kata Amir.
