Gerindra, menurut Amir, memiliki sejumlah kader yang dinilai memiliki kapasitas. Herdiat termasuk di dalamnya. Tetapi keputusan pencalonan tetap menjadi bagian dari dinamika dan mekanisme internal partai.
Jadi hari itu baru ada lampu hijau dari Herdiat. Belum ada surat rekomendasi dari partai. Politik memang sering begitu. Yang satu mengatakan siap. Yang satu mengatakan lihat dulu.
Ada satu lagi yang menarik. Bukan hanya Jabar 1 yang dibicarakan. Herdiat juga menyatakan siap menjadi Ketua DPC Gerindra Kabupaten Ciamis menggantikan Pipin Arif Apilin. “Iya, saya siap menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Ciamis,” katanya.
Baca Juga:Ngobrol Pagi di Kantin RSOP Ciamis, Ada Langkah Dahsyat Dokter Iman SolichinPasca Digeledah KPK, Guru SMAN di Tasikmalaya Diberi Cuti untuk Bereskan Masalah
Amir pun menyambut. “Insyaallah Bapak Herdiat Sunarya siap menjadi ketua DPC Ciamis,” ujarnya.
Jadi sebelum menuju Bandung, Herdiat tampaknya akan memperkuat pijakan di Ciamis terlebih dahulu. Politik memang seperti sepak bola. Sebelum mencetak gol di kandang lawan, bola harus dikuasai dulu di tengah lapangan.
Herdiat bukan orang baru dalam pemerintahan. Ia lahir di Kuningan, 10 Oktober 1960, tetapi perjalanan pendidikan dan birokratiknya banyak berlangsung di Ciamis.
Ia pernah menjadi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, kemudian Sekretaris Daerah Ciamis.
Setelah itu ia masuk gelanggang politik. Pada 2019 ia menjadi Bupati Ciamis dan kembali dipercaya memimpin Ciamis untuk periode berikutnya. Rekam jejaknya sebagai birokrat sebelum masuk politik juga telah dicatat dalam profil Pilkada Ciamis.
Namanya juga lekat dengan olahraga. Sepak bola, khususnya PSGC Ciamis, menjadi salah satu bagian perjalanan organisasinya.
Mungkin karena itu gaya bicaranya soal politik pun seperti orang olahraga. Ada target. Ada pertandingan. Ada lawan. Dan tentu saja ada pelatih. Dalam politik, pelatihnya bernama partai.
Baca Juga:KPK Geledah Rumah Guru di Tasikmalaya Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Maba UnsoedBecak Listrik Pun Tersenyum!
Ada satu hal lucu dari nama Herdiat Sunarya. Nama itu sebenarnya sudah panjang. Tetapi pada 23 September 2026, rasanya menjadi lebih panjang lagi: Herdiat Sunarya — Bupati Ciamis — kader Gerindra — calon Ketua DPC Gerindra Ciamis — dan, kalau mendapat tiket partai, calon Jabar 1.
Empat jabatan belum tentu. Empat kemungkinan iya. Dan politik memang hidup dari kemungkinan. Hari ini baru disebut. Besok bisa dibicarakan. Lusa bisa dikaji. Nanti bisa diputuskan. Atau bisa pula tidak jadi. Begitulah politik.
