FIFA Cabut Sanksi Kartu Merah Striker AS, Pelatih Belgia: Piala Dunia Seperti April Mop

Rudi Garcia
Rudi Garcia  Foto: Tangkapan layar Instagram@rudigarciaoff 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Keputusan mengejutkan diambil FIFA menjelang duel panas babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Amerika Serikat melawan Belgia.

Badan sepak bola dunia itu secara resmi menangguhkan sanksi larangan bermain terhadap striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, sehingga sang penyerang dipastikan dapat tampil menghadapi Belgia.

Keputusan tersebut langsung memicu kontroversi. Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) melayangkan protes keras, sementara pelatih Belgia, Rudi Garcia, menyindir FIFA dengan mengatakan bahwa Piala Dunia kini terasa seperti perayaan “April Mop”.

Baca Juga:Norwegia Singkirkan Brasil 2-1: Haaland Tampil Seperti Monster, Ancelotti Gagal TotalMedia Italia: Carnevali Yakinkan Juventus Beli Tarik Muharemovic Rp720 Miliar

Balogun sebelumnya mendapat kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia pada babak sebelumnya.

Penyerang milik AS Monaco itu diusir wasit Raphael Claus setelah VAR menilai tekel terhadap Tarik Muharemovic layak diganjar kartu merah.

Secara normal, kartu merah otomatis membuat seorang pemain harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.

Namun, secara mengejutkan Komisi Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan sanksi tersebut sehingga Balogun tetap bisa dimainkan oleh pelatih Mauricio Pochettino saat menghadapi Belgia.

Menurut laporan The Athletic, FIFA menggunakan Pasal 27 dalam Kode Disiplin FIFA sebagai dasar hukum keputusan tersebut.

Aturan itu memberikan kewenangan kepada Komisi Disiplin untuk menangguhkan, baik sebagian maupun seluruhnya, hukuman yang telah dijatuhkan kepada seorang pemain.

Dengan kata lain, kartu merah Balogun tetap tercatat, tetapi hukuman larangan bermainnya untuk sementara ditangguhkan.

Baca Juga:Intip Gaji Liberali di Como: Penghasilan Rp20 Miliar per Musim, AC Milan Kebagian Rp60 MiliarDovbyk Ingin Reuni dengan De Rossi di Genoa: Gaji Rp70 Miliar per Musim Jadi Batu Sandungan

Ketentuan itu berlaku selama pemain yang bersangkutan tidak kembali melakukan pelanggaran berat dalam periode tertentu.

FIFA sebenarnya telah menjelaskan beberapa hari sebelumnya bahwa tidak ada mekanisme banding resmi untuk menghapus hukuman kartu merah.

Satu-satunya jalan adalah penggunaan Pasal 27 yang memberi ruang diskresi kepada Komisi Disiplin.

Kasus serupa pernah dialami Cristiano Ronaldo saat masih membela Portugal pada laga kualifikasi Piala Dunia melawan Republik Irlandia.

Ketika itu Ronaldo mendapat kartu merah setelah menyikut lawan dan dijatuhi hukuman tiga pertandingan.

Namun, dua pertandingan di antaranya bersifat percobaan sehingga ia tetap dapat tampil di putaran final Piala Dunia.

Keputusan tersebut tentu menjadi kabar baik bagi Mauricio Pochettino. Balogun merupakan salah satu pemain paling produktif Amerika Serikat sepanjang turnamen dengan koleksi tiga gol dari tiga pertandingan.

0 Komentar