Agennya Kecam Juventus, Michele Di Gregorio Beri Klarifikasi: Saya Hormati Rekan Setim

Michele Di Gregorio
Michele Di Gregorio, kiper Juventus. (Michele Di Gregorio/Instagram)
0 Komentar

Bagi Belloni, angka-angka tersebut menjadi bukti bahwa masalah utama Juventus berasal dari ketidakstabilan organisasi, bukan dari performa penjaga gawang.

Agen tersebut juga membela statistik Di Gregorio. Ia menyebut kliennya menempati peringkat keempat kiper terbaik Serie A berdasarkan penilaian Sofascore, bahkan berada di atas Vanja Milinkovic-Savic dan Yann Sommer.

Belloni kemudian membandingkan catatan Juventus dengan Inter Milan.

Menurutnya, Juventus hanya kebobolan 34 gol sepanjang musim, sedangkan Inter kemasukan 35 gol. Namun, perbedaan terbesar justru terlihat di lini depan.

Baca Juga:AS Roma Siapkan Rp900 Miliar untuk Boyong Mason Greenwood, El Aynaoui dan Dovbyk Terancam Jadi KorbanJuventus Siap Korbankan Thuram, Kessie dan Lobotka Masuk Daftar Belanja untuk Bangun Lini Tengah Baru

Juventus hanya mampu mencetak 61 gol, sementara Inter mengoleksi 82 gol. Karena itu, Belloni menilai tidak adil apabila kegagalan tim dibebankan kepada seorang penjaga gawang.

Ia juga mengkritik kebijakan transfer Juventus yang disebut menghabiskan dana hingga 130 juta euro, atau sekitar Rp2,6 triliun (kurs 1 euro = Rp20.000), untuk mendatangkan tiga penyerang yang dinilainya gagal memenuhi ekspektasi.

Menurut Belloni, setelah mengeluarkan investasi sebesar itu, manajemen justru menjadikan Di Gregorio sebagai kambing hitam atas kegagalan musim lalu, padahal kiper berusia 26 tahun tersebut direkrut oleh direktur olahraga Cristiano Giuntoli sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Serie A.

Meski demikian, Belloni memastikan kliennya tidak terburu-buru meninggalkan Juventus.

Di Gregorio masih memiliki kontrak selama tiga musim lagi dan dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan pramusim bersama Bianconeri.

Selama bursa transfer berlangsung, pihaknya akan mengevaluasi berbagai peluang yang datang. Belloni mengungkapkan bahwa Di Gregorio saat ini telah masuk dalam daftar incaran beberapa klub besar Eropa.

“Kami tidak terburu-buru. Yang kami minta hanyalah rasa hormat kepada pemain yang selalu siap memberikan segalanya untuk tim, bahkan ketika akan jauh lebih mudah jika ia memilih duduk di bangku cadangan dan diam saja,” tegas Belloni.

Kini, perhatian tertuju pada langkah Juventus dalam beberapa pekan ke depan.

Di satu sisi, manajemen harus meredam polemik internal yang berkembang.

Baca Juga:Inter Milan Kepincut Bek Sayap Israel, Siapkan Rp500 Miliar untuk Biaya TransferAC Milan Lakukan Serangan Kilat untuk Mario Gila, Lazio Minta Mahar Rp600 Miliar

Di sisi lain, masa depan Michele Di Gregorio juga mulai menjadi sorotan, terlebih ketika sejumlah klub Eropa disebut siap memanfaatkan situasi untuk mencoba merekrut penjaga gawang asal Italia tersebut.

0 Komentar