Menurutnya, dalam tiga minggu terakhir Rossoneri telah menjadi sasaran kritik dari berbagai media Italia tanpa adanya respons yang jelas dari klub.
“Kita tidak akan pernah keluar dari situasi ini karena dalam tiga minggu terakhir saya melihat AC Milan dikritik seperti tim kecil biasa dan tidak ada seorang pun yang melakukan sesuatu untuk membela klub,” tegasnya.
Cuomo bahkan mengungkapkan bahwa sejumlah media Italia telah menggunakan judul yang sangat keras untuk menggambarkan situasi Milan saat ini.
Baca Juga:Ruben Amorim Kandidat Terkuat Pelatih AC Milan: Rossoneri Kembali Bermain dengan Tiga Bek Kecewa dengan AC Milan, Modric Ingin Pensiun Usai Piala Dunia
“Ada surat kabar yang menulis bahwa kita sudah menjadi bahan tertawaan. Bahkan ada halaman depan yang bertuliskan: ‘Selamatkan Milan’,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya kekhawatiran publik Italia terhadap kondisi salah satu klub tersukses di Eropa itu.
Sindiran Cuomo mencapai puncaknya ketika ia ditanya apakah akan memilih bekerja di Milan jika menjadi pemain atau direktur.
Jawabannya cukup mengejutkan.
“Antara Como dan Milan saat ini? Saya akan memilih Como tanpa ragu,” kata Cuomo.
Padahal, Como masih tergolong pendatang baru di level tertinggi sepak bola Italia. Sementara Milan adalah klub dengan sejarah panjang dan tujuh gelar Liga Champions.
Menurut Cuomo, Milan sebenarnya masih memiliki daya tarik besar di mata dunia. Namun, keunggulan tersebut perlahan mulai terkikis oleh ketidakjelasan arah klub.
“Milan memiliki keuntungan besar karena dikenal di seluruh dunia dan tetap memiliki pesona klub besar. Karena itulah saya heran melihat klub sebesar ini terus mendapat pukulan tanpa menunjukkan reaksi,” jelasnya.
Baca Juga:Inter Milan Buka Opsi Barter Pemain dengan Juventus: Frattesi Tukar Andrea Cambiaso AS Roma Siap Korbankan Soule demi Greenwood dan Pulisic
Ia pun berharap Rossoneri segera bangkit dan kembali menunjukkan identitas sebagai salah satu raksasa sepak bola Eropa.
“Saya ingin Milan bereaksi, tetapi saya belum melihat tanda-tandanya. Kritik yang muncul sudah begitu luas sehingga hampir tidak ada ruang lagi untuk membela situasi saat ini,” pungkas Cuomo.
Di tengah rumor kedatangan Ruben Amorim sebagai calon pelatih baru, kritik terhadap manajemen dan peran Ibrahimovic menunjukkan bahwa AC Milan tengah menghadapi salah satu periode paling sulit dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, publik San Siro menunggu apakah Rossoneri mampu membungkam kritik atau justru semakin tenggelam dalam krisis identitas.
