Curva Sud Penuhi Kota Milan dengan Pesan Keras untuk Cardinale dan Ibrahimovic: Bebaskan Milan Kami

“Liberate il nostro Milan”
Ratusan poster bertuliskan “Liberate il nostro Milan” atau “Bebaskan Milan Kami” muncul di berbagai sudut Kota Milan  Foto: Tangkapan layar X
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Gelombang kekecewaan suporter AC Milan terhadap manajemen klub terus memuncak.

Pada Kamis dini hari, 5 Juni, ratusan poster bertuliskan “Liberate il nostro Milan” atau “Bebaskan Milan Kami” muncul di berbagai sudut Kota Milan sebagai bentuk protes keras dari kelompok ultras Curva Sud terhadap pemilik klub Gerry Cardinale dan penasihat senior Zlatan Ibrahimovic.

Aksi tersebut menjadi bukti bahwa ketidakpuasan tifosi Rossoneri belum mereda setelah berakhirnya musim yang dianggap mengecewakan.

Baca Juga:Gasperini Tak Ijinkan Mancini Pindah ke Inter Milan: Dia Akan Tetap di RomaCostacurta Tak Setuju AC Milan Tunjuk Pelatih Asing: Cardinale dan Ibrahimovic Mengulang Kesalahan yang Sama

Bahkan, hingga awal Juni, AC Milan masih menghadapi ketidakpastian di sejumlah posisi penting dalam struktur klub.

Poster-poster protes itu dipasang di berbagai lokasi strategis, mulai dari kawasan Casa Milan, Stadion San Siro, sejumlah stasiun metro di pusat kota, hingga wilayah Segrate yang menjadi lokasi berdirinya Padel Zenter, fasilitas olahraga milik Zlatan Ibrahimovic.

Tulisan besar “Liberate il nostro Milan” menjadi pesan utama yang ingin disampaikan para pendukung Milan.

Mereka menilai klub sedang berada dalam situasi yang mengkhawatirkan akibat berbagai keputusan manajemen dalam beberapa bulan terakhir.

Jika sebelumnya sasaran kritik terbesar adalah mantan CEO Giorgio Furlani pada akhir musim, kini fokus kemarahan suporter beralih kepada sosok yang masih memegang pengaruh besar di dalam klub, yakni pemilik RedBird Capital Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic yang menjabat sebagai Senior Advisor.

Tidak hanya dua nama tersebut, dalam beberapa poster juga tercantum nama Presiden AC Milan Paolo Scaroni serta Commercial Director Maikel Oettle.

Hal ini menunjukkan bahwa protes Curva Sud tidak hanya ditujukan kepada satu individu, melainkan kepada keseluruhan struktur kepemimpinan yang dianggap gagal membawa Milan berkembang sesuai harapan para pendukung.

Baca Juga:Daftar Pemain Incaran AS Roma di Bursa Transfer Musim Panas: Ada Nama Mohamed SalahColombo Peringatkan AC Milan: Allegri Akan Melakukan Segala Cara untuk Bawa Rabiot ke Napoli

Kemarahan suporter semakin besar karena hingga memasuki bulan Juni, Milan masih belum memiliki kepastian penuh terkait sejumlah jabatan strategis.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa persiapan menghadapi musim baru berjalan lebih lambat dibandingkan klub-klub pesaing di Italia maupun Eropa.

Di tengah tekanan yang semakin besar dari tifosi, Ibrahimovic justru dikabarkan akan segera terbang ke Amerika Serikat.

0 Komentar