TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kebakaran melanda sebuah toko elektronik di Jalan Letjen Mashudi, Babakan Jati, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Minggu pagi (24/5/2026).
Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik yang diam-diam bekerja seperti “musuh dalam selimut” di tengah waktu subuh saat sebagian warga masih terlelap.
Koordinator Lapangan (Korlap) Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 06.36 WIB.
Tak lama berselang, Regu 2 Damkar langsung bergerak menuju lokasi.
Baca Juga:Persib Juara, Pusat Perkotaan Tasikmalaya Jadi Lautan BobotohLSMI HMI Cabang Tasikmalaya Hidupkan Literasi di Tengah Generasi yang Makin Akrab dengan Layar Gawai
“Petugas berangkat pukul 06.39 WIB dan tiba di lokasi pukul 06.48 WIB. Respon time sekitar 18 menit karena jarak lokasi cukup jauh,” ujar Hendrik Setiana kepada wartawan.
Objek yang terbakar merupakan toko elektronik milik Deni dengan luas area terbakar sekitar 5×9 meter persegi.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.35 WIB, dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 07.50 WIB.
Menurut Hendrik, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik.
Dugaan itu diperkuat dari keterangan warga yang sempat mendengar letupan dari dalam ruko sejak pukul 05.00 WIB.
Namun suara tersebut tidak langsung dicurigai sebagai tanda kebakaran.
“Warga mengira hanya suara biasa. Baru sekitar pukul 06.35 WIB ada warga yang sedang olahraga melihat kepulan asap dari ruko,” katanya.
Warga tersebut diketahui bernama Roqiq Nurrahman. Melihat asap makin pekat, dia langsung menghubungi call center Damkar Kota Tasikmalaya untuk meminta penanganan cepat.
Baca Juga:BIJB Kertajati Jadi Sorotan, Wacana MRO Hercules Dinilai Bisa Jadi Celah Intervensi AsingSinergi BKMM-DMI Kota Tasikmalaya Diperkuat, Pengurus Cabang Diminta Terus Bergerak
Di tengah situasi yang nyaris terlambat disadari, kepedulian warga menjadi alarm penyelamat sebelum api menjalar lebih ganas.
Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Tasikmalaya menerjunkan dua unit fire truck yakni Fire Truck 04 dan Fire Truck 05.
Penanganan juga dibantu BPBD Kota Tasikmalaya, Polsek Tamansari, serta petugas PLN.
Akibat kejadian tersebut, tingkat kerusakan bangunan masuk kategori sedang dengan estimasi kerugian mencapai Rp250 juta.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan ruko di sisi kiri dan kanan lokasi kebakaran agar api tidak merembet lebih luas.
“Petugas melakukan penanganan sesuai SOP dan fokus mengisolasi titik api agar tidak menyebar ke bangunan lain,” tambah Hendrik.
