TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Warga sekitar Jembatan Cirahong yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis digegerkan dengan dugaan aksi bunuh diri seorang pria misterius, Jumat (22/5/2026).
Pria tersebut diduga melompat dari jembatan setelah meninggalkan sepeda dan sejumlah jajanan di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria itu diketahui merupakan warga Kelurahan Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga:Doktor Politik!MAN 1 Tasikmalaya Mulai Bangun Gedung Laboratorium dan Perpustakaan SBSN 2026
Sebelum kejadian, pria tersebut sempat singgah di sebuah warung milik warga di wilayah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
Pemilik warung, Teti Sumiati (51), mengatakan pria itu datang seorang diri sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan sepeda dan mengenakan pakaian putih.
“Datang sendirian naik sepeda. Tidak ada gelagat aneh, seperti pembeli biasa,” ujar Teti.
Menurutnya, pria tersebut membeli beberapa makanan ringan dan minuman berupa roti, dua cokelat Beng-Beng, serta satu botol air mineral dengan total belanja Rp16 ribu.
Korban membayar menggunakan uang Rp30 ribu dan meminta uang kembaliannya diberikan kepada pemilik warung untuk uang parkir.
“Dia juga sempat ngobrol sebentar, tanya soal cucu saya,” katanya.
Saat ditanya hendak pergi ke mana, pria itu mengaku ingin berjalan-jalan ke arah jembatan.
Kecurigaan warga muncul setelah ditemukan kantong kresek berisi jajanan di jalur bawah jembatan yang biasa digunakan pejalan kaki dan pengendara motor.
Baca Juga:Kemana Larinya PAD Karang Resik Kota Tasikmalaya?Cara Wali Kota Menenangkan Jamaah Haji asal Kota Tasikmalaya!
Setelah diperiksa, isi kantong tersebut identik dengan barang yang sebelumnya dibeli di warung milik Teti.
Tak jauh dari lokasi, warga juga menemukan sepeda yang diduga milik pria tersebut dalam keadaan ditinggalkan.
Penemuan itu memicu dugaan bahwa pria misterius tersebut nekat melompat dari Jembatan Cirahong. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat.
Hingga kini, petugas bersama warga masih melakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan korban.
Sementara itu, Kepala Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya, Dian Cahyadinata, mengatakan pentingnya adanya penjagaan di kawasan Jembatan Cirahong.
Namun, menurut dia, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melarang adanya penjagaan membuat warga tidak berani berjaga di lokasi tersebut.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani membenarkan adanya dugaan orang loncat dari Jembatan Cirahong.
