Sampah Kota Tasikmalaya Belum Capai Syarat Proyek Rp80 Triliun, DPRD: TPA Jangan Jadi Kuburan Lahan

proyek pengolahan sampah
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

“Kalau program ini tidak disambut serius, ke depan kita bisa kehabisan lahan karena terus tergerus TPA,” ucapnya.

Sebelumnya, Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra mengakui Kota Tasikmalaya belum mampu berdiri sendiri dalam proyek pengolahan sampah berbasis energi.

Selain terkendala lahan, produksi sampah Kota Tasikmalaya juga belum mencapai syarat minimal 1.000 ton per hari.

Baca Juga:Knalpot Brong Bikin Tasik Berisik, 13 Motor Diamankan Jelang Euforia Persib JuaraRazia Miras di Tasikmalaya Digencarkan, 53 Botol Disita dari Tiga Titik Rawan Penyakit Masyarakat

Saat ini produksi sampah Kota Tasikmalaya baru berada di kisaran 300 ton per hari.

“Kalau Kota Tasik sendiri agak sulit. Produksi sampah kita juga belum sampai 1.000 ton per hari. Jadi kemungkinan memang harus regional,” tutur Diky.

Pemkot Tasikmalaya pun mulai melirik pola kerja sama regional seperti yang diterapkan di Cirebon Raya.

Menurut Diky, sistem terpadu dinilai lebih efisien dibanding tiap daerah sibuk memindahkan sampah ke TPA masing-masing tanpa solusi pengolahan jangka panjang.

“Kalau sendiri-sendiri biaya operasional tinggi. Regionalisasi bisa jadi solusi,” katanya.

Sementara itu, Pemerhati Masalah Sosial Kota Tasikmalaya Ade Ruhimat menyebut pola pengelolaan sampah saat ini masih terjebak rutinitas lama: angkut, pindah, lalu menumpuk lagi di TPA.

“Kalau hanya angkut ke TPA tanpa diolah, sampah itu bukan hilang, cuma pindah alamat,” celetuknya.

Baca Juga:Polisi Ingatkan Bobotoh: Jangan Sampai Euforia Juara di Tasikmalaya Ternoda Knalpot Brong dan FlareHUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, Kodim 0612 Tasikmalaya Perkuat Ikatan dengan Rakyat Lewat Doa Bersama

Ia mengingatkan agar proyek besar pengolahan sampah jangan sampai hanya menjadi bahan seminar dan seremoni musiman saat gunungan sampah kembali viral di media sosial. (rezza rizaldi)

0 Komentar