RADARTASIK.ID – Mantan penyerang AC Milan, Antonio Cassano, kembali membuat pernyataan panas terkait situasi internal Rossoneri.
Dalam program “Viva El Futbol”, Cassano membantah keras tudingan bahwa dirinya menjadi perantara atau “corong” Zlatan Ibrahimovic untuk menyerang pelatih Massimiliano Allegri.
Belakangan, media Italia ramai memberitakan hubungan Allegri dan Ibrahimovic yang mulai memanas di internal Milan.
Baca Juga:Fabio Bazzani: Kesalahan Terbesar AC Milan adalah Memecat Paolo Maldini dan MassaraEnzo Bucchioni: Ide Memecat Allegri Datang dari Ibrahimovic dan Furlani
Di tengah rumor tersebut, nama Cassano ikut terseret karena ia diketahui memiliki hubungan dekat dengan Ibrahimovic.
Namun Cassano menegaskan bahwa persahabatannya dengan Zlatan tidak ada kaitannya dengan konflik di dalam klub.
Ia mengaku sudah mengenal Ibrahimovic selama 16 tahun dan hubungan mereka terjalin jauh sebelum mantan striker Swedia itu menjadi petinggi Milan.
“Ibrahimovic adalah seorang direktur dan dia bebas melakukan apa pun yang dia mau. Saya sudah mengenalnya selama 16 tahun. Dia teman saya, sama seperti Thiago Silva, Totti, Montella, dan banyak lainnya,” kata Cassano.
Menurut Cassano, dirinya memang sering berkomunikasi dengan Ibrahimovic, tetapi pembicaraan mereka lebih banyak soal kehidupan pribadi, keluarga, dan liburan, bukan mengenai Allegri ataupun situasi ruang ganti Milan.
“Ibra tidak membutuhkan saya untuk mengatakan sesuatu kepada Allegri. Dia selalu mengatakan semuanya langsung di depan orangnya, seperti saat masih menjadi pemain,” lanjut mantan pemain tim nasional Italia tersebut.
Cassano kemudian melontarkan tudingan tajam kepada Allegri dan mendga pelatih asal Livorno itu mulai menggerakkan orang-orang dekatnya untuk membangun narasi tertentu di media karena sadar posisinya di Milan sudah tidak aman.
Baca Juga:Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Saham Juventus AnjlokSabatini: AC Milan Tak Mungkin Sukses Jika Ibrahimovic Masih Bertindak sebagai Pelatih Bayangan
Menurutnya, nasib Allegri hampir pasti berakhir di San Siro, bahkan jika Milan berhasil finis di empat besar Serie A dan lolos ke Liga Champions musim depan.
“Allegri sudah menggerakkan orang-orangnya untuk membocorkan berbagai cerita karena dia tahu akan dipecat terlepas dari posisi empat besar,” ujar Cassano.
Tidak hanya Allegri, Cassano juga menyeret nama Igli Tare yang disebut sebagai sosok yang mendukung penunjukan sang pelatih.
“Allegri akan pergi, begitu juga Tare yang memilihnya. Setelah semua kekacauan yang dibuatnya tanpa memberikan identitas permainan kepada Milan, apakah fans dianggap bodoh?” katanya dengan nada keras.
