RADARTASIK.ID – Keputusan AC Milan memecat Paolo Maldini dan Frederic Massara pada 2023 terus menjadi perdebatan panas di Italia.
Kini, kritik keras kembali datang dari mantan striker Serie A yang kini menjadi analis DAZN, Fabio Bazzani.
Dalam wawancara eksklusif bersama MilanNews.it, Bazzani menyebut pemecatan Maldini dan Massara sebagai kesalahan terbesar yang dilakukan manajemen Rossoneri dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:Sabatini: AC Milan Tak Mungkin Sukses Jika Ibrahimovic Masih Bertindak sebagai Pelatih BayanganNeymar Masuk Skuad Brasil di Piala Dunia 2026, Ancelotti Coret Kaio Jorge dan Joao Pedro
Komentar itu muncul di tengah situasi Milan yang kembali dilanda ketidakstabilan.
Meski kemenangan atas Genoa menjaga peluang lolos ke Liga Champions tetap hidup, performa Rossoneri sepanjang musim dinilai jauh dari harapan.
Persaingan menuju empat besar Serie A masih berlangsung ketat. Juventus terpeleset, sementara AS Roma dan Como terus menekan.
Milan kini hanya perlu fokus menghadapi laga terakhir kontra Cagliari yang akan menjadi penentu nasib mereka musim ini.
Namun di balik situasi olahraga yang belum pasti, tekanan terhadap manajemen klub justru semakin besar.
“Saya mungkin bukan orang yang ahli di bidang manajemen, tetapi saya tahu satu hal yang seharusnya tidak pernah dilakukan Milan, yaitu memecat Paolo Maldini dan Massara,” kata Bazzani.
Menurutnya, dua figur tersebut bukan hanya kompeten dalam urusan sepak bola, tetapi juga berhasil membangun identitas kuat di dalam klub.
Baca Juga:Daftar Kiper Incaran Inter Milan untuk Gantikan Yann Sommer: Ada Nama David De GeaAllegri Minta Garansi Jika Bertahan di AC Milan: Tuntut Klub Beli Pemain Matang
Bersama Maldini dan Massara, Milan berhasil kembali ke Liga Champions dan meraih Scudetto setelah penantian panjang.
“Mereka membawa Milan juara liga. Terutama Maldini, ia adalah simbol rasa memiliki terhadap klub. Itu kesalahan besar,” lanjut Bazzani.
Ia menegaskan bahwa suporter Milan tidak hanya menginginkan laporan keuangan sehat, tetapi juga ingin melihat klub kembali ambisius dan kompetitif di level tertinggi.
“Fans Milan layak mendapatkan neraca keuangan yang baik, tetapi mereka juga berhak bermimpi dan memiliki ambisi besar,” ujarnya.
Bazzani bahkan menilai sejak kepergian Maldini dan Massara, Milan tidak pernah benar-benar lagi menjadi penantang serius Scudetto.
Kritik terhadap manajemen Milan ternyata bukan hanya datang dari Italia. Media Inggris ternama The Guardian bahkan turut menyoroti krisis yang sedang melanda Rossoneri.
