“Saya sudah berbicara dengannya. Kami saling memahami. Dia adalah sosok yang sangat saya hormati dan saya sayangi sejak awal,” kata Neymar.
“Keesokan harinya saya meminta maaf di depan seluruh tim. Dia juga meminta maaf. Kami pikir masalah ini sudah selesai, tetapi terkadang banyak orang ikut campur dan menafsirkan kejadian secara berbeda dari kenyataannya,” sesalnya.
Dalam pernyataannya, Neymar juga menjawab tuntutan sebagian publik yang meminta dirinya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Baca Juga:Pini Zahavi Diam-Diam Tawarkan Paket Alaba dan Lewandowski ke AC Milan dan JuventusPSG Favorit Juara Liga Champions: Bakal Lebih Sukses Dibandingkan City Milik Sheikh Mansour
“Kalau publik menginginkan permintaan maaf, maka ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya dan keluarganya. Ya, saya bereaksi berlebihan. Saya seharusnya bisa bersikap berbeda, tetapi saat itu saya kehilangan kendali,” ungkapnya.
Kasus ini menjadi perhatian besar di Brasil karena Neymar saat ini sedang berada dalam sorotan setelah kembali memperkuat Santos, klub yang membesarkan namanya sebelum hijrah ke Eropa.
Kehadiran Neymar di Santos sebenarnya diharapkan mampu menjadi panutan bagi pemain muda, termasuk Robinho Jr. yang kini mulai meniti karier profesional bersama tim senior.
Robinho Jr. sendiri dianggap sebagai salah satu talenta muda menjanjikan di akademi Santos dan banyak pihak melihat gaya bermainnya memiliki kemiripan dengan sang ayah ketika masih muda.
Meski sempat memanas, hubungan Neymar dan Robinho Jr. disebut kini sudah membaik.
Internal klub juga tidak berencana memberikan sanksi tambahan karena kedua pemain sudah menyelesaikan masalah secara damai.
Namun insiden tersebut tetap menjadi pengingat bahwa tekanan dan tensi tinggi dalam sepak bola profesional terkadang bisa memicu ledakan emosi, bahkan di sesi latihan sekalipun.
