Nilai transfernya mencapai €23 juta atau sekitar Rp391 miliar, meningkat signifikan dari €9,5 juta (Rp161,5 miliar) yang diterima Inter sebelumnya.
Untuk lini depan, Inter relatif stabil. Lautaro Martinez dan Marcus Thuram tetap menjadi andalan, didukung oleh talenta muda seperti Esposito dan Bonny.
Namun, dua nama menjadi target impian klub. Yang pertama adalah Manu Koné dari AS Roma, gelandang enerjik yang dinilai cocok dengan gaya permainan Inter.
Baca Juga:Data Algoritma AC Milan di Bursa Transfer Gagal Total: 9 Pemain Baru Cuma Tampil MengecewakanKasus Naturalisasi Dean James Bikin Geger Liga Belanda: Pengadilan Utrecht Tolak Gugatan NAC Breda
Yang kedua adalah Nico Paz, playmaker muda yang saat ini dimiliki Real Madrid.
Madrid disebut bisa membeli kembali Nico Paz dari Como dengan harga €10 juta atau sekitar Rp170 miliar—hanya sedikit lebih tinggi dari €6 juta (Rp102 miliar) yang mereka terima sebelumnya.
Situasi ini membuat Inter harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan sang pemain.
Dengan kombinasi pemain muda potensial dan bintang berpengalaman, Inter jelas tengah membangun fondasi kuat untuk masa depan.
Bursa transfer musim panas nanti akan menjadi ujian sejauh mana strategi Marotta dan Ausilio mampu menjaga Nerazzurri tetap kompetitif, tidak hanya di Italia, tetapi juga di level Eropa.
