Ratusan Hektare Sawah Terancam Kekeringan, Wabup Tasikmalaya Desak Revitalisasi Irigasi Ciramajaya Dituntaskan

Irigasi Ciramajaya Tanjungjaya
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi saat meninjau lokasi irigasi Ciramajaya Kecamatan Tanjungjaya. (Istimewa)
0 Komentar

“Insya Allah kita perjuangkan agar pada tahun 2027 revitalisasi ini bisa terlaksana dan saluran kembali berfungsi normal,” tambah Asep.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Cibalanarik, Oos Basor, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Kami mohon jangan hanya fokus pada pembangunan jalan. Kebutuhan utama petani adalah air. Sudah hampir 17 tahun warga tidak melihat air mengalir di irigasi ini,” ungkapnya.

Baca Juga:Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang UlamaTingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar Pelatihan

Menutup kunjungannya, Wabup Asep juga mengingatkan masyarakat agar mendukung rencana revitalisasi dengan tidak menghambat proses penertiban di sepanjang saluran irigasi. Ia meminta warga yang memanfaatkan lahan irigasi secara tidak semestinya untuk bersikap kooperatif.

“Kalau ada bangunan yang berdiri di atas jalur irigasi, mohon kesadaran untuk tidak menghalangi proses perbaikan. Ini adalah aset negara untuk kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke saluran irigasi karena dapat merusak lingkungan serta memperparah kondisi aliran air.

Dengan perhatian serius dari pemerintah daerah, masyarakat kini berharap Irigasi Ciramajaya dapat kembali berfungsi dan menjadi penopang utama pertanian di wilayah Tanjungjaya. (ujg)

0 Komentar