“Tidak ada aktor intelektual. Ini spontan karena emosi,” kata Herman.
Penyidikan masih terbuka. Kemungkinan munculnya pelaku lain belum ditutup.
Di Tasikmalaya, hukum tampaknya masih menunggu kepastian. Sementara publik, seperti biasa, diminta bersabar—meski yang dinanti tak kunjung benar-benar jelas. (rezza rizaldi)
