CIAMIS, RADARTASIK.ID — Kenaikan harga energi tak hanya terjadi pada BBM nonsubsidi sejak Sabtu (18/4/2026), tetapi juga merembet ke LPG nonsubsidi. Tabung LPG ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg kini mengalami lonjakan harga cukup signifikan.
Harga LPG 12 kg yang sebelumnya Rp198.000 per tabung naik menjadi Rp235.000. Sementara itu, LPG 5,5 kg dari Rp96.000 per tabung meningkat menjadi Rp117.000 per tabung.
Pengawas SPBU di Ciamis H Nana Sumarna melalui Petugas SPBU Ciamis, Nurul Ramdani, membenarkan adanya kenaikan tersebut.“Kenaikkan tersebut mulia Sabtu (18/4/2026) siang, harga LPG nonsubsidi seperti 12 kg dari Rp 198.000 ke Rp 235.000. Sedangkan LPG 5,5 kg dari harga Rp 96.000 sekarang naik menjadi Rp 117.000,” katanya kepada Radar (20/4/2026).
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Dari sisi pasokan, SPBU di wilayah Ciamis menyediakan LPG nonsubsidi dalam jumlah terbatas, yakni sekitar 20 tabung untuk ukuran 12 kg dan 10 tabung untuk ukuran 5,5 kg. “Persediaan tersebut termasuk aman,” ujarnya.
Namun demikian, tingkat penyerapan LPG nonsubsidi tergolong rendah. Penjualan tidak menentu dan dalam kondisi normal hanya terjual sekitar dua tabung per hari.
“Lakunya paling waktu hari raya keagamaan saja. Sedangkan kalau sehari-hari biasa beli kebanyakan buat restoran dan dapur MBG,” katanya.
Di sisi lain, LPG subsidi ukuran 3 kg masih bertahan di harga Rp20.000 per tabung. Masyarakat pun diimbau tidak panik ataupun melakukan penimbunan.
“Tenang LPG 3 kg saat ini harganya tetap, sehingga jangan sampai panik,” ujarnya.
Kenaikan harga LPG nonsubsidi mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha kecil. Adit, salah seorang pembeli LPG 12 kg, mengaku terkejut dengan lonjakan harga tersebut yang mencapai sekitar Rp40.000 per tabung.
“Saya tadinya mau untuk jualan lagi ke dapur MBG, sekarang bingung mau dihargai berapa ketika Rp 235.000 per tabung. Karena biasanya hanya Rp 197.000,” ujarnya.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim
Ketidakpastian harga jual membuatnya menunda pembelian. “Saya mau pulang dulu, sementara tak membeli LPG 12 kg,” katanya.(riz)
