“Jadi yang mempunyai suara adalah formatur ada empat perwakilan dari PAC, satu DPC, satu DPW dan satu lagi dari DPP PPP. Alhamdulillah dalam Muscab hadir Bendahara Umum DPP PPP Pak Fauzan, dan pengurus DPW PPP Jawa Barat Pak Agus Solihin,” tambah dia.
Muscab ini dihadiri jajaran pengurus dari tingkat pusat hingga kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya dan menjadi momentum konsolidasi internal partai menjelang agenda politik mendatang.
Asop Sopiudin menambahkan, DPP PPP memberikan dua amanat utama kepada kepengurusan di Kabupaten Tasikmalaya. Pertama, mempertahankan kepemimpinan di eksekutif pada Pilkada 2029. Kedua, menargetkan kemenangan untuk memimpin legislatif.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Apalagi dalam sejarahnya, di Tasikmalaya selalu yang menjadi pimpinan eksekutif dan legislatif adalah dari PPP. Seperti dulu bupatinya pak Tatang, ketua DPRD-nya pak Uu. Lalu bupatinya pak Uu ketua DPRD-nya pak Ruhimat,” terang Asop.
Maka DPP kembali mengamanatkan agar PPP mampu meraih kepemimpinan di dua lini tersebut.
“Ya selain mempertahankan kepemimpinan di eksekutif, juga targetnya PPP dapat memimpin di legislatif 2029 nanti. Yang jelas pak Cecep diamanatkan DPP untuk mempertahankan kepemimpinan eksekutif diperiode berikutnya, jangan sampai lepas kembali,” tambah Asop. (dik)
