RADARTASIK.ID – Sebuah fakta menarik terungkap dari bursa transfer Serie A yang sebelumnya tidak pernah diketahui publik.
Massimiliano Allegri ternyata pernah meminta AC Milan mengupayakan transfer gelandang Inter Milan, Davide Frattesi, bahkan sempat muncul wacana pertukaran pemain yang melibatkan Youssouf Fofana.
Kabar tersebut diungkap pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio, yang menjelaskan bahwa saat masih menangani AC Milan, Allegri sangat menginginkan Frattesi sebagai tambahan kekuatan di lini tengah Rossoneri.
Baca Juga:Tim Favorit Pemenang Piala Dunia 2026 Versi Zanetti: Perancis Kandidat Terkuat, Maroko Kuda HitamInter Milan Sudah Hasilkan Dana Rp600 Miliar dari Bursa Transfer
Meski rencana tersebut tidak pernah terwujud, rumor itu menunjukkan betapa besarnya ketertarikan Allegri terhadap gelandang Timnas Italia tersebut.
Kini, dengan masa depan Frattesi yang kembali menjadi tanda tanya di Inter, cerita lama itu kembali mencuat dan menjadi bahan pembicaraan di Italia.
Sejak didatangkan dari US Sassuolo, Davide Frattesi memang beberapa kali menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang yang produktif mencetak gol dari lini kedua.
Namun, pemain berusia 26 tahun tersebut tidak pernah benar-benar menjadi sosok sentral dalam permainan Inter Milan.
Persaingan ketat di lini tengah membuat Frattesi lebih sering menjadi pelapis dibandingkan pilihan utama.
Situasinya bahkan disebut semakin sulit setelah pergantian pelatih yang membuat peluang bermainnya semakin berkurang.
Kondisi tersebut membuat Frattesi mulai mempertimbangkan berbagai opsi untuk masa depannya, baik tetap bertahan di Italia maupun mencoba tantangan baru di luar negeri.
Baca Juga:Damien Comolli Hengkang, Rencana Juventus Datangkan Sorloth dan Kolo Muani Bisa BerantakanSiapa Julian Quinones? Pencetak Gol Perdana di Piala Dunia 2026 yang Lebih Tajam dari Ronaldo
Menurut laporan Di Marzio, Allegri sempat menjadikan Frattesi sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah Milan pada musim lalu.
Pelatih yang kini menangani SSC Napoli itu menilai Frattesi memiliki karakter yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas permainan timnya.
Bahkan, pembicaraan internal disebut sempat mengarah pada kemungkinan pertukaran pemain antara dua rival sekota tersebut.
Dalam skenario tersebut, Milan mempertimbangkan memasukkan Youssouf Fofana sebagai bagian dari kesepakatan untuk membawa Frattesi ke San Siro.
Meski demikian, negosiasi itu tidak pernah berkembang menjadi pembicaraan resmi. Hubungan rivalitas antara Milan dan Inter serta berbagai faktor teknis membuat ide pertukaran tersebut akhirnya tidak pernah terealisasi.
Sementara itu, masa depan Frattesi kembali menjadi sorotan menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.
