RADARTASIK.ID – Dinamika sepak bola Italia kembali memanas, bukan hanya karena hasil di lapangan, tetapi juga akibat ketidakpastian di level federasi dan tim nasional.
Jurnalis Italia Lorenzo Di Benedetto menyoroti bagaimana situasi pemilihan pelatih baru timnas Italia berdampak langsung pada klub-klub besar seperti AC Milan dan Napoli.
Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, Benedetto menggambarkan kondisi sepak bola Italia saat ini sebagai periode penuh ketidakpastian.
Baca Juga:Massimo Ambrosini: AC Milan Tak Punya Ide Saat MenyerangInter Tertarik Rekrut Bek AS Roma untuk Gantikan Bastoni
Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun masih menyisakan luka mendalam dan persoalan tidak berhenti di situ.
Langkah awal perubahan akan dimulai dari pemilihan presiden baru FIGC yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang dan ada dua nama yang mencuat, yakni Giovanni Malago dan Giancarlo Abete.
Siapa pun yang terpilih nantinya akan menentukan arah baru tim nasional, termasuk pemilihan pelatih tetap pengganti Gennaro Gattuso.
Untuk sementara, posisi tersebut akan diisi oleh Silvio Baldini dalam dua laga persahabatan mendatang.
Namun, fokus utama tertuju pada dua kandidat kuat: Massimiliano Allegri dan Antonio Conte.
Situasi paling rumit dialami Conte bersama Napoli. Presiden klub, Aurelio De Laurentiis, dikabarkan tidak akan menunggu keputusan federasi.
Artinya, jika Conte ingin mengambil alih kursi pelatih timnas, ia harus membuat keputusan besar dalam waktu dekat—bahkan dengan risiko kehilangan segalanya jika tidak terpilih.
Baca Juga:Media Italia: Cedera Wesley Picu Pertengkaran Gasperini dan RanieriIbrahimovic Turun Tangan, Agen Lewandowski Dijadwalkan Berkunjung ke Milan
Napoli sendiri tidak ingin terjebak dalam ketidakpastian. Terlepas dari hasil akhir musim ini, klub membutuhkan kejelasan soal pelatih untuk merancang skuad musim depan yang membuat peluang Conte bertahan di Napoli kini juga mulai diragukan.
Di sisi lain, Allegri justru disebut sebagai kandidat terdepan untuk menangani timnas Italia dan pelatih AC Milan itu tidak pernah menutup kemungkinan untuk menerima tawaran tersebut.
Namun, situasi di Milan membuat segalanya menjadi kompleks. Allegri tetap dituntut untuk memenuhi target utama klub, yakni membawa Rossoneri kembali ke Liga Champions musim depan.
Dengan hanya enam pertandingan tersisa di Serie A, posisi empat besar yang sebelumnya terlihat aman kini justru menjadi penuh tekanan.
