“Percuma hemat anggaran kalau pelayanan ke masyarakat terganggu,” tegasnya.
Sebagai solusi sementara, Pemkot Tasikmalaya berencana menyiapkan kendaraan dinas berkapasitas besar atau minibus di empat titik—utara, timur, barat, dan selatan—untuk mengangkut ASN menuju Bale Kota saat CFD diberlakukan.
Sementara itu, Kabag Administrasi Pembangunan Setda, Dian Danawiarsa, dalam apel pagi mengingatkan ASN agar mematuhi kebijakan dengan tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil.
Baca Juga:Galeri Investasi Syariah di Politeknik LP3I Tasikmalaya Dibuka, OJK Ingatkan Jebakan Investasi BodongBesok Uji Coba CFD ASN di Kota Tasikmalaya, Kendaraan BBM Dilarang Masuk Kantor Pemerintah
Ia mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda atau berjalan kaki.
“Tujuannya jelas, efisiensi dan efektivitas. Tapi pelayanan masyarakat harus tetap berjalan normal,” tambahnya.
Uji coba CFD ini menjadi langkah awal perubahan budaya kerja ASN di Kota Tasikmalaya.
Namun, di tengah semangat penghematan, kebijakan ini masih menyisakan pekerjaan rumah—antara idealisme efisiensi dan realitas jarak yang tak bisa dipangkas sekadar imbauan. (rezza rizaldi)
