Pesannya sederhana. Pemimpin jangan ragu. Jangan kaku. Jangan kehilangan keberanian hanya karena tekanan—dari mana pun datangnya.
Termasuk dari rumah. Tapi KDM juga tahu, keberanian itu tidak selalu lahir dari ego. Kadang justru dari kompromi. Dari diskusi. Dari “bisikan” yang tidak tercatat dalam notulen rapat. Dan di situlah letak humornya. Sekaligus kebenarannya.
Di akhir sambutannya, KDM menutup dengan ringan. “Hatur nuhun. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim.”
Baca Juga:Bantuan Bencana di Kota Tasikmalaya Terus Disalurkan, Data Korban Masih DikejarAda Kado Pahit Dibalik Kerjasama BPJS dengan RSUD Dewi Sartika Kota Tasikmalaya
Gedung diresmikan. Tawa perlahan reda. Tapi kalimatnya masih menggantung. Terutama bagi mereka yang malam nanti… harus “lapor” dulu sebelum mengambil keputusan. (red)
