PANEN! Lahan Tidur Jadi Kebun Anggur di SDN 2 Ciganjeng Pangandaran

Panen anggur sdn 2 ciganjeng pangandaran
Guru dan siswa SDN 2 Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran mulai memanen anggur yang ditanam di depan sekolah mereka, Selasa (31/3/2026).
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID–Guru dan siswa SDN 2 Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran mulai memanen anggur yang mereka tanam 6 bulan lalu. Mereka memanfaatkan lahan tidur di lingkungan sekolah menjadi kebun anggur.

Lahan tersebut awalnya direncanakan menjadi garasi kendaraan. Namun supaya lebih produktif, pihak sekolah membuatnya menjadi Green house berukuran 7 kali 7 meter. Di dalamnya, tanaman anggur impor tampak merambat hijau dan rimbun.

Meski baru ditanam sekitar enam bulan, tanaman tersebut kini telah berbuah lebat dan siap dipanen.

Baca Juga:Tiang Reklame Mengancam Keselamatan, Perlu Pemeriksaan Usai Cuaca Ekstrem2026 Penuh Teriakan! Mulai Pencairan Proyek Sampai Urusan THR

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh guru dan juga murid di sekolah tersebut.

Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran Soleh Supriadi mengatakan, pihaknya juga ikut memetik dan mencicipi buah anggur berwarna hijau dan ungu yang tampak segar dan manis di sekolah tersebut.

“Buah hasil panen itu juga dibagikan kepada para siswa yang sebelumnya terlibat langsung dalam proses penanaman dan perawatan,” katanya saat dihubungi Selasa (31/3/2026).

Dirinya sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan pihak sekolah dan para murid disana. “Inovasi tersebut menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan terbatas untuk kegiatan produktif dan edukatif,” jelasnya.

Ia mengatakan, sekolah lain bisa mengikuti langkah dari SDN 2 Ciganjeng, memanfaatkan lahan tidur dan kosong, menjadi sesuatu yang produktif.

Kepala SD Negeri 2 Ciganjeng Wahyuningsih mengatakan, inovasi ini merupakan hasil kolaborasi dengan kelompok tani setempat. “Mulai dari penyediaan media tanam hingga bibit anggur, semuanya dilakukan bersama sambil melibatkan siswa dalam proses belajar,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa lahan itu memang akan dibuat garasi motor tadinya, namun setelah diskusi dan terinspirasi dari lingkungan, akhirnya mereka sepakat membuat green house tanaman anggur.

Baca Juga:Aktivis Mahasiswa di Tasikmalaya Pilih Penampungan Sampah Jadi Tempat PengukuhanLebaran Dulu, Protes Kemudian!

Dari sisi pendanaan, sekolah bersama komite mengajak siswa untuk berpartisipasi melalui program kencleng. “Siswa menyisihkan sebagian uang jajan secara sukarela sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan green house itu,” ucapnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar