Persija Melakukan Evaluasi Usai Terpeleset dari Dewa United di JIS, Meminta Para Pemain Tetap Tenang

Persija Melakukan Evaluasi Usai Terpeleset dari Dewa United di JIS
Persija Melakukan Evaluasi Usai Terpeleset dari Dewa United di JIS, Meminta Para Pemain Tetap Tenang. Foto: I League
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Gemuruh Jakarta International Stadium pada Minggu malam itu seakan menjadi saksi bagaimana Persija Jakarta hampir menggenggam kemenangan—sebelum akhirnya harus berbagi angka dengan Dewa United Banten FC dalam skor 1-1 pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/26.

Sejak peluit awal, Persija langsung menggebrak. Intensitas tinggi mereka hadir dalam setiap pergerakan—umpan-umpan cepat, tekanan tanpa henti, dan usaha konstan menembus lini pertahanan lawan.

Tekanan itu akhirnya menemukan bentuknya di ujung babak pertama. Dalam situasi bola liar hasil duel udara, Emaxwell Souza menyambar peluang dengan sundulan tajam yang tak mampu dibendung.

Baca Juga:Soal Ini Langkah Persib dan Persija Jakarta Kompak, Bojan Hodak dan Mauricio Souza Pilih Hal yang Sama Usai Gagal Menang di Kandang, Persija Solidkan Skuad untuk Menghadapi Laga-Laga Penting di Depan

Gol di menit 45+4 itu meledakkan suasana stadion, sekaligus membawa Macan Kemayoran unggul 1-0 saat turun minum.

Namun, seperti banyak kisah dalam sepak bola, keunggulan tak selalu menjamin akhir yang bahagia.

Memasuki babak kedua, Dewa United Banten FC merespons dengan disiplin dan ketenangan.

Pada menit ke-55, Alexis Messidoro memanfaatkan celah yang terbuka dan menyamakan kedudukan, mengubah arah pertandingan menjadi lebih terbuka dan penuh ketegangan.

Persija sejatinya memiliki kesempatan emas untuk menutup laga dengan kemenangan.

Di penghujung waktu normal, mereka memperoleh hadiah penalti—sebuah momen yang bisa menjadi penentu.

Namun eksekusi Maxwell berhasil dibaca dan ditepis kiper lawan.

Harapan yang sempat mengembang di tribun mendadak runtuh, dan peluit panjang pun memastikan laga berakhir imbang.

Di balik hasil tersebut, pelatih Mauricio Souza melihat pertandingan berjalan jauh dari kondisi ideal.

Baca Juga:Tiba-Tiba Adam Alis Minta Maaf Usai Cetak Gol Bersejarah untuk Persib Bandung di Markas Borneo FCCocok untuk Lebaran, Daftar Harga Koleksi Persib x Weekend Offender yang Bisa Dimiliki Bobotoh

Ia menilai kualitas teknis kedua tim sebenarnya cukup baik, tetapi keadaan lapangan menghambat aliran permainan.

Ia mengungkapkan bahwa minimnya peluang yang tercipta bukan semata karena taktik, melainkan karena kondisi lapangan yang menyulitkan kedua tim mengembangkan permainan terbaiknya.

Meski begitu, ia menegaskan tidak ingin menjadikan hal tersebut sebagai alasan tunggal, sekaligus mengakui bahwa situasi itu membuat analisis teknis terhadap timnya menjadi tidak mudah.

Souza juga menyoroti momen krusial yang berujung pada gol penyeimbang.

Ia menilai situasi tersebut seharusnya bisa diantisipasi dengan keputusan yang lebih tepat.

0 Komentar