RADARTASIK.ID— Langkah Persib Bandung di kancah domestik tak hanya menyita perhatian, tetapi juga membuka jalan bagi salah satu pilarnya menapaki panggung yang lebih luas.
Bek tangguh mereka, Frans Putros, kembali dipanggil untuk mengabdi pada negaranya—sebuah momentum penting di tengah fase krusial musim.
Panggilan itu datang dari Federasi Sepakbola Irak (IFA).
Klub telah menerima surat resmi yang ditandatangani Sekretaris Jenderal IFA, Mohammed Farhan Obaid, yang mengajukan izin agar Frans Putros bergabung dengan Timnas Irak.
Baca Juga:Persija Melakukan Evaluasi Usai Terpeleset dari Dewa United di JIS, Meminta Para Pemain Tetap TenangSoal Ini Langkah Persib dan Persija Jakarta Kompak, Bojan Hodak dan Mauricio Souza Pilih Hal yang SamaÂ
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa sang pemain dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan di Monterrey, Meksiko, pada 23 Maret hingga 2 April 2026.
Agenda di Monterrey itu bukan sekadar latihan biasa.
Irak tengah menyiapkan diri menghadapi babak play-off antarbenua Piala Dunia FIFA 2026—jalur terakhir menuju panggung terbesar sepak bola dunia.
Setelah menyingkirkan Uni Emirat Arab di putaran kelima kualifikasi zona Asia, Irak melaju ke final Path 2 dan akan menghadapi pemenang duel antara Bolivia dan Suriname pada 31 Maret 2026.
Di tengah persiapan besar itu, nama Putros masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Graham Arnold.
Pemanggilan ini menjadi yang pertama bagi Putros sepanjang 2026, setelah sebelumnya ia absen pada putaran kelima kualifikasi zona Asia.
Bek bernomor punggung 55 tersebut terakhir kali mengenakan seragam Irak pada Oktober 2025, saat timnya menjalani putaran keempat kualifikasi.
Kini, ia kembali dengan pengalaman yang lebih matang—membawa ritme kompetitif dari Liga Indonesia sekaligus harapan sebuah bangsa yang tengah memburu tiket terakhir menuju Piala Dunia.
Baca Juga:Usai Gagal Menang di Kandang, Persija Solidkan Skuad untuk Menghadapi Laga-Laga Penting di DepanTiba-Tiba Adam Alis Minta Maaf Usai Cetak Gol Bersejarah untuk Persib Bandung di Markas Borneo FC
Bagi Persib, kepergian Frans Putros menjadi bukti bahwa kualitas skuad mereka diakui hingga level internasional.
Sementara bagi Putros sendiri, panggilan ini bukan sekadar tugas negara, melainkan kesempatan untuk menuntaskan perjalanan yang sempat tertunda—mengantar Irak lebih dekat ke mimpi tampil di panggung dunia.
