RADARTASIK.ID— Di tengah jeda kompetisi yang biasanya memberi ruang bagi pemain untuk menepi sejenak dari hiruk-pikuk lapangan, Frans Putros justru bersiap menempuh perjalanan panjang melintasi benua.
Bek andalan Persib Bandung itu menerima panggilan resmi untuk memperkuat Tim Nasional Irak dalam misi krusial: membuka jalan menuju panggung terbesar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026.
Irak tidak datang ke Meksiko sekadar untuk bertanding. Mereka membawa harapan satu bangsa.
Baca Juga:Persija Melakukan Evaluasi Usai Terpeleset dari Dewa United di JIS, Meminta Para Pemain Tetap TenangSoal Ini Langkah Persib dan Persija Jakarta Kompak, Bojan Hodak dan Mauricio Souza Pilih Hal yang SamaÂ
Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung di Monterrey mulai 23 Maret hingga 2 April 2026—fase penting yang akan menentukan kesiapan tim sebelum menjalani play-off antarbenua.
Bagi Frans Putros, panggilan ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab yang menuntut pengorbanan.
Ia mengesampingkan rencana pribadi yang sempat terlintas selama jeda liga.
Sang bek sebenarnya ingin memanfaatkan waktu luang dengan menjelajahi sejumlah destinasi di Indonesia maupun luar negeri, namun agenda itu kini harus ia simpan rapat-rapat.
Frans Putros menuturkan bahwa keputusannya bergabung dengan tim nasional membuatnya kehilangan kesempatan berlibur.
Seandainya tidak mendapat panggilan, ia mengaku mungkin akan menghabiskan waktu dengan bepergian ke negara baru atau tetap berada di Indonesia tanpa rencana khusus.
“Saya pergi ke tim nasional, saya tidak akan memiliki libur. Namun, jika saya tidak pergi, saya akan memiliki sedikit waktu liburan, mungkin mengunjungi negara baru atau tetap di sini di Indonesia. Tidak ada rencana yang spesial,” ujarnya.
Pilihan itu tidak datang tanpa alasan. Putros memahami betul besarnya arti pertandingan ini bagi rakyat Irak.
Baca Juga:Usai Gagal Menang di Kandang, Persija Solidkan Skuad untuk Menghadapi Laga-Laga Penting di DepanTiba-Tiba Adam Alis Minta Maaf Usai Cetak Gol Bersejarah untuk Persib Bandung di Markas Borneo FC
Ia melihat bagaimana kerinduan untuk kembali tampil di Piala Dunia telah lama mengendap, menjadi mimpi kolektif yang terus dijaga.
Karena itu, ia menegaskan bahwa seluruh pemain Irak kini mengarahkan fokus sepenuhnya pada satu tujuan: menang di Meksiko.
Sejak mengetahui skenario play-off, tim langsung mengintensifkan persiapan demi memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026.
Dalam undian yang dilakukan FIFA, Irak langsung melangkah ke final path 2.
Mereka akan menghadapi pemenang duel antara Bolivia dan Suriname pada 31 Maret 2026.
