“Kami di DPRD juga memastikan setiap kebijakan pembangunan tidak merusak kearifan lokal, tetapi justru memperkuat budaya dan kehidupan masyarakat,” katanya.
Budi berharap kegiatan berbasis budaya seperti ini dapat terus memperkuat kebersamaan masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang.
“Di tengah perbedaan pilihan atau latar belakang, budaya harus menjadi perekat kita. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun lingkungan dan daerah ini secara gotong royong,” tuturnya.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Kegiatan yang digelar bersama Karang Taruna Mega Mutiara tersebut juga dimeriahkan penampilan seni dari anak-anak dan warga setempat. Selain itu, acara menjadi forum dialog bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan lingkungan, ekonomi, hingga pelayanan publik.
Salah seorang warga Perumahan Mega Mutiara, Asep Rahmat (42), menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Acara seperti ini bagus, warga bisa kumpul sekaligus jualan. UMKM di sini jadi lebih dikenal dan ramai pembeli,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti Nurhayati (36), pelaku UMKM kuliner di lingkungan tersebut. Ia mengaku kegiatan tersebut membuka ruang komunikasi langsung antara warga dan wakil rakyat.
“Kami bisa langsung menyampaikan aspirasi. Selain itu, bazar seperti ini juga membantu promosi usaha kami,” katanya.(igi)
Firgiawan/Radar Tasikmalaya
DEKAT. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Budi Mahmud Saputra menyapa warga dalam kegiatan Menyapa Warga Berbasis Budaya di Perumahan Mega Mutiara, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut juga diisi bazar UMKM, edukasi lingkungan melalui gerakan biopori, serta santunan anak yatim.
