Selain itu, kebutuhan anggaran THR ASN Kota Tasikmalaya diperkirakan mencapai sekitar Rp40 miliar, sementara kas yang tersedia saat ini hanya sekitar Rp24 miliar.
Dengan kondisi fiskal yang seret, Pemkot Tasikmalaya memilih menyusun strategi pembayaran bertahap ketimbang menambah utang daerah.
Meski begitu, di kalangan pegawai kebijakan tersebut sudah lebih dulu melahirkan sindiran.
Baca Juga:Pemancing Hilang di Sungai Ciwulan Kota Tasikmalaya, Motor Ditemukan Korban BelumTes Urin Diam-Diam di Pemkot Tasikmalaya, BNN: yang Bersih tak Perlu Gemetar
Di ruang percakapan media sosial, THR bahkan mulai dipelesetkan menjadi “Tunjangan Hari Syawal”—sebuah satire yang menggambarkan kekhawatiran pegawai bahwa hak mereka baru benar-benar cair setelah Lebaran lewat. (rezza rizaldi)
