RADARTASIK.ID – Penampilan impresif Strahinja Pavlović bersama AC Milan musim ini membuat manajemen klub bergerak cepat untuk mengamankan masa depannya.
Rossoneri dikabarkan tengah menyiapkan kontrak baru dengan kenaikan gaji signifikan guna menghalau ketertarikan sejumlah klub Premier League.
Bek asal Serbia tersebut tampil semakin solid di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri.
Baca Juga:Revolusi Lini Depan AC Milan: Kean dan Kostic Datang, Gimenez serta Fullkrug Bakal DitendangLa Gazzetta: Juventus Siap Gaji Alisson Rp102 Miliar
Bukan hanya tangguh dalam bertahan, Pavlovic juga memberi kontribusi penting saat menyerang.
Sepanjang musim ini ia telah mencetak tiga gol, yang sebagian besar datang pada momen krusial dan membantu Milan meraih hasil positif.
Performa Pavlovic menjadi bagian dari perubahan besar di lini pertahanan Milan.
Setelah 28 pertandingan Serie A, Rossoneri justru mencatatkan salah satu pertahanan terbaik di lima liga top Eropa.
Hingga saat ini, Milan hanya kebobolan 20 gol, dengan rata-rata 0,71 gol per pertandingan.
Catatan tersebut sangat kontras dengan musim lalu. Pada musim sebelumnya, Milan kerap mendapat kritik karena pertahanan yang rapuh dan akhirnya mengakhiri musim dengan 43 gol kebobolan, atau rata-rata 1,13 gol per laga.
Menariknya, perubahan besar itu tidak terjadi karena revolusi skuad.
Struktur lini belakang Milan relatif sama, dengan satu perubahan penting yakni kepergian Malick Thiaw yang dijual ke Newcastle United dengan nilai lebih dari €40 juta atau sekitar Rp680 miliar (kurs €1 = Rp17.000).
Baca Juga:Allegri Minta AC Milan Datangkan Serhou Guirassy dan Vlahovic Jika Gagal Rekrut Moise KeanInter Milan vs Atalanta: Chivu Senyum Lebar, Duet Thuram dan Lautaro Siap Tampil Sejak Awal
Sebagai gantinya, Milan mendatangkan Koni De Winter dari Genoa CFC dengan biaya sekitar €18 juta atau setara Rp306 miliar.
Solidnya pertahanan Milan membuat mereka unggul dalam statistik kebobolan di antara klub-klub dari lima liga top Eropa.
Hingga beberapa pekan lalu, AS Roma sempat memimpin statistik tersebut. Namun kekalahan 1-2 dari Genoa membuat Roma turun ke posisi berikutnya dengan 21 gol kebobolan dalam 28 pertandingan, atau rata-rata 0,75 gol per laga.
Performa Pavlovic sendiri mendapat pengakuan dari berbagai lembaga analisis sepak bola.
Dalam laporan terbaru CIES Football Observatory, bek Serbia itu bahkan disebut sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Milan saat ini.
Dalam daftar nilai pasar pemain Serie A, talenta Juventus Kenan Yıldız berada di posisi teratas dengan estimasi nilai antara €123 juta hingga €145 juta atau sekitar Rp2,09 triliun hingga Rp2,46 triliun.
