Soal Kewajiban Upload Menu MBG di Media Sosial, Begini Tanggapan SPPG di Daerah

makan bergizi gratis
ilustrasi: Ai.Gemini
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) membuat gebrakan baru. Transparansi. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan mengumumkan daftar bahan menu yang akan disajikan di media sosial. Begitu juga harganya.

Tujuannya, agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program. Antara lain ibu hamil, ibu menyusui, bayi, serta peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.

Langkah ini juga sebagai jawaban atas maraknya kritik dan keluhan masyarakat, khususnya orang tua dan siswa. Banyak masyarakat mengunggah menu MBG yang diterima anak-anak mereka di medsos karena dinilai tak layak. Baik dar segi komposisi menu maupun nilai.

Baca Juga:Bandara Wiriadinata Mati Suri, Pemkot Tasik Cari Skema Hidupkan LagiDiajak Hidupkan Lagi Bandara Wiriadinata, Begini Respons Daerah Tetangga Kota Tasikmalaya

BGN sendiri telah menetapkan nilai menu MBG minimal Rp 8.000 dan maksimal Rp 10.000 per porsi. Sedangkan total anggaran yang dikucurkan BGN untuk setiap porsi adalah Rp 15.000. Namun Rp 5.000 diperuntukan biaya operasional serta selisih keuntungan untuk pengelola SPPG.

Persoalan muncul, lantaran hingga saat ini belum semua SPPG punya akun media sosial. Hal ini seperti diungkap Koordinator SPPG Kecamatan Sariawangi Kabupaten Tasikmalaya, Humaedi Fadilah. Dia menyambut positif langkah BGN mewajibkan SPGG mengunggah menu harian MBG ke media sosial. Namun saat ini rata-rata SPPG belum punya akun media sosial dan juga admin khusus untuk mengelolanya.

“Untuk masalah mengupload menu MBG di media sosial, kami akan kondisikan dengan pengurus SPPG lainnya di Kecamatan Sariawangi,” ungkap Humaedi.

Sementara itu, salah seorang kepala SPPG di Kabupaten Garut, Hadi Mulyana, mengatakan dirinya memang sudah mengetahui intruksi tersebut. Untuk itu ia memastikan SPPG yang dipimpinnya akan patuh pada intruksi itu.

Menurutnya arahan tersebut tentu sudah diperhitungkan BGN. Karena itu ia siap melaksanakannya. Dia sudah rutin mengunggah menu MBG setiap hari sejak intruksi itu terbit akhir pekan kemarin.

“Tentu kamipun harus laporan ke pusat terkait dengan menu yang kami sajikan setiap hari, berikut untuk upload poto di grup PIC Sekolah tujuannya tidak lain adalah bentuk transparansi kami sebagai pihak pengelola,” tuturnya.

0 Komentar