RADARTASIK.ID – Bursa transfer musim panas 2026 diprediksi akan menjadi momen penting bagi Inter Milan, terutama dalam hal perombakan lini tengah.
Klub yang bermarkas di Viale della Liberazione itu mulai memikirkan langkah besar untuk menyegarkan sektor vital tersebut, meski fokus utama saat ini tetap menyelesaikan musim dengan target meraih gelar.
Diskusi mengenai masa depan sejumlah gelandang pun mulai berkembang. Nama seperti Davide Frattesi dan Hakan Calhanoglu sudah lama menjadi bahan pembicaraan.
Baca Juga:Valverde Hancurkan Manchester City, Ramalan Legenda AC Milan TerbuktiTotti Enggan Pulang ke AS Roma Jika Cuma Jadi Simbol Klub
Namun dalam beberapa pekan terakhir, perhatian juga mulai tertuju pada masa depan gelandang veteran Armenia, Henrikh Mkhitaryan.
Kontrak Mkhitaryan bersama Inter akan berakhir pada akhir musim ini.
Beberapa waktu lalu sempat muncul spekulasi bahwa klub mungkin menawarkan perpanjangan kontrak untuk mempertahankan pengalaman dan kualitasnya di lini tengah.
Namun situasi tersebut kini berubah. Menurut laporan jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano bersama Matteo Moretto, peluang perpanjangan kontrak kini tidak lagi menjadi prioritas utama.
Di usia 37 tahun, Mkhitaryan mulai mempertimbangkan berbagai kemungkinan untuk masa depannya, termasuk opsi pensiun dari dunia sepak bola profesional.
Meski demikian, fokus utama sang pemain saat ini tetap menyelesaikan musim dengan cara terbaik.
Bagi mantan pemain AS Roma dan Arsenal tersebut, targetnya jelas: menutup musim dengan meraih gelar.
Scudetto di Serie A dan trofi Coppa Italia menjadi impian terakhirnya bersama Nerazzurri.
Baca Juga:Resmi! Iran Mundur dari Piala Dunia, FIFA Belum Putuskan Calon PenggantiEdon Zhegrova Masuk Daftar Jual, Juventus Bidik Bernardo Silva dan Leon Goretzka
Jika dua trofi itu berhasil diraih, musim ini bisa menjadi penutup yang sempurna bagi salah satu gelandang paling berpengalaman di skuad Inter.
Selain Mkhitaryan, dua gelandang lain juga menjadi perhatian manajemen Inter. Masa depan Calhanoglu, yang kontraknya berlaku hingga 30 Juni 2027, masih belum sepenuhnya jelas.
Gelandang asal Turki itu merupakan salah satu pilar utama dalam sistem permainan pelatih Simone Inzaghi. Ia berperan sebagai pengatur tempo sekaligus motor kreativitas tim.
Namun hingga kini belum ada pembicaraan serius mengenai perpanjangan kontrak.
Jika situasi tidak berubah, Inter bisa saja mempertimbangkan menjualnya pada musim panas mendatang demi menghindari risiko kehilangan pemain secara gratis di masa depan.
