Presiden FIFA Ngaku Penggemar Inter Milan: Saya Masih Ingat Gol Alessandro Altobelli

Gianni Infantino
Gianni Infantino Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup
0 Komentar

Ketika ditanya mengenai tim favorit juara, Infantino menilai Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat.

“Spanyol tentu termasuk favorit, bersama beberapa tim besar lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas tim Spanyol sudah tidak diragukan lagi, apalagi mereka berada di peringkat teratas dalam ranking dunia.

Baca Juga:Kata Media AS Usai Saksikan Derby Milan: Serie A Berada di Dunianya SendiriClaudio Ranieri Pernah Menolak Bermain Melawan Inter Milan: “Saya Diperlakukan Seperti Boneka”

“Tim nomor satu dalam ranking tentu harus dianggap sebagai favorit untuk memenangkan Piala Dunia,” katanya.

Infantino juga menyinggung keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub yang digelar di Amerika Serikat.

Ia menilai turnamen tersebut menjadi bukti bahwa sepak bola global terus berkembang.

“Piala Dunia Antarklub yang kami selenggarakan di Amerika Serikat berjalan fantastis,” ujarnya.

Baginya format baru turnamen tersebut memberikan warna berbeda dalam dunia sepak bola.

Sebagai contoh, ia menyinggung final antara Chelsea dan Paris Saint-Germain yang mempertemukan pemain dari 16 kewarganegaraan berbeda yang berasal dari lima benua.

“Dalam turnamen tim nasional, biasanya hanya ada dua negara yang bermain. Tetapi di Piala Dunia Antarklub, kita melihat pertemuan budaya sepak bola dari berbagai belahan dunia sekaligus,” jelasnya.

Baca Juga:Atalanta vs Bayern Munchen: Palladino Sebut Laga Ini Seperti Kisah “David melawan Goliath”Alasan Mateo Pellegrino Bertahan di Parma Meski Jadi Incaran AC Milan dan Juventus

Dalam bagian paling personal dari wawancara tersebut, Infantino berbicara tentang kecintaannya terhadap sepak bola sejak masa kecil.

“Saya adalah penggemar sepak bola sejak kecil dan memiliki banyak idola,” katanya.

Salah satu kenangan yang paling ia ingat adalah Piala Dunia 1982 di Spanyol, ketika Italia keluar sebagai juara.

Saat itu, Italia diperkuat oleh sejumlah pemain hebat seperti Paolo Rossi.

“Bagi saya itu adalah momen yang spektakuler. Saya berusia 12 tahun saat itu dan tim tersebut meninggalkan kesan mendalam di hati saya,” kenangnya.

Infantino juga mengungkapkan bahwa ia merupakan penggemar Inter Milan sejak muda.

Salah satu idola pertamanya adalah Evaristo Beccalossi, gelandang kreatif yang mengenakan nomor punggung 10 di Inter.

“Dia mungkin tidak terlalu dikenal di Spanyol, tetapi bagi kami dia adalah pemain yang membuat kami bermimpi,” katanya.

Selain Beccalossi, Infantino juga masih mengingat dengan jelas sosok Alessandro Altobelli, legenda Inter sekaligus tim nasional Italia.

0 Komentar