“Ini bukan sekadar program, tetapi komitmen menjaga marwah Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri,” ucapnya.
Safari Ramadan pun menjadi panggung kebersamaan: pemerintah mengetuk pintu pesantren, pesantren membuka pintu doa, dan masyarakat merasakan kehadiran negara dalam suasana yang menenteramkan.
Di tengah hiruk-pikuk agenda pemerintahan, Ramadan menghadirkan jeda yang penuh makna—menyambung hati, menautkan harapan, dan menguatkan arah pembangunan yang berkah. (firgiawan)
