Kuota Penukaran Ludes, Warga Kota Tasikmalaya Bingung Mencari Uang Pecahan untuk THR Lebaran

penukaran uang Lebaran
gambar ilustrasi: AI.ChatGPT
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Lebaran selalu membawa cerita. Tentang mudik. Tentang maaf. Tentang amplop kecil berisi uang baru yang dibagikan kepada anak-anak.

Tradisi “angpau” Lebaran masih kuat. Pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, hingga Rp50.000 jadi buruan. Biasanya warga menukar uang ke bank, terutama bank-bank Himbara. Datang, antre, selesai.

Tahun ini berbeda. Penukaran uang dibuat satu pintu lewat aplikasi dan laman PINTAR milik Bank Indonesia. Semua harus daftar lebih dulu. Pilih jadwal. Datang sesuai waktu yang ditentukan di bulan Maret sebelum Lebaran. Bawa bukti pemesanan, KTP asli, dan uang yang akan ditukar dalam jumlah pas serta disusun berdasarkan pecahan dan tahun emisi.

Baca Juga:Dahlan Iskan Menangkan Gugatan Lawan Jawa Pos soal Kepemilikan Saham Radar BogorDiduga Akun ASN Kota Tasikmalaya Jadi “Buzzer Dadakan” Bela soal Video Bapelitbangda!

Masalah muncul ketika kuota habis. Pendaftaran hanya dibuka dua termin untuk Pulau Jawa, yakni 13 Februari dan 26 Februari. Layanan fisik berlangsung 2–13 Maret 2026. Namun banyak warga gagal mendapat jadwal.

Eva (33), ibu rumah tangga, merasakannya. Saat membuka laman pendaftaran, kuota sudah penuh.

“Tahun kemarin juga saya pusing milih tanggal ini itu dan itu pun belum tentu dapat karena kuotanya penuh terus. Kalau bisa nukar ke banknya langsung, kayaknya saya mau langsung ke sana,” ujarnya.

Ia menilai sistem daring belum sepenuhnya memudahkan. Eva berharap penukaran kembali melibatkan bank-bank lain seperti sebelumnya agar akses lebih merata dan tidak memicu praktik percaloan.

Keluhan serupa datang dari Sofa (29), seorang karyawati. Ia mencoba memesan sejak Rabu (26/2/2026) pagi, tetapi tetap gagal. Menurutnya, kemungkinan besar jumlah pengakses yang tinggi membuat kuota cepat terisi.

Dengan kebutuhan uang pecahan yang mendesak, ia mulai mempertimbangkan jalur lain.

“Kalau lagi butuh banget meskipun harus bayar admin juga ya kepaksa mau gimana lagi,” ujarnya.

Baca Juga:Video Unboxing Bapelitbangda Kota Tasikmalaya Dihapus, Sensitivitas Dipertanyakan!Tasikmalaya Kaget, Lagi!

Ia pernah memakai jasa penukaran tidak resmi dengan biaya tambahan Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per Rp100 ribu.

Pantauan Radar pada Kamis (26/2/2026) pagi menunjukkan kuota termin kedua untuk Pulau Jawa di laman pintar.bi.go.id telah penuh. Seluruh kuota dinyatakan terpesan. Sementara melalui Instagram Bank Indonesia disebutkan pemesanan dibuka pukul 08.00 WIB, namun sejak pagi tautan sudah tak tersedia. Pendaftaran tersisa untuk luar Jawa yang dibuka 27 Februari 2026.

0 Komentar