Tiket Liga Champions menjadi misi utama yang dibebankan kepadanya sejak awal musim. Keberhasilan mencapai target tersebut bisa saja mengubah peta pembicaraan dan memperbaiki hubungan yang sempat merenggang.
Namun dalam sepak bola modern, dinamika dapat berubah dengan cepat.
Jika Milan gagal memenuhi ekspektasi atau tidak memberikan kejelasan proyek ke depan, peluang Allegri untuk angkat kaki semakin terbuka.
Perkembangan tak terduga pun tak bisa dikesampingkan, terutama bila ada tawaran lain yang lebih menjanjikan secara teknis maupun struktural.
Baca Juga:Ingin Pulang Kampung, Paulo Dybala Akan Tinggalkan AS RomaUnggah Foto yang Menyinggung di Instagram, Bek Real Madrid Minta Maaf ke Rakyat China
Kini, bola berada di tangan manajemen. Apakah mereka mampu meyakinkan Allegri untuk tetap memimpin revolusi Rossoneri? Atau justru musim ini akan menjadi bab terakhir kebersamaan keduanya?
Jawabannya kemungkinan baru akan terlihat ketika kompetisi memasuki fase penentuan.
