RADARTASIK.ID – Teknologi Honda Smart Key kini semakin banyak digunakan pada sepeda motor Honda.
Sistem tanpa anak kunci ini memang menawarkan kemudahan sekaligus perlindungan ekstra.
Namun di balik kepraktisannya, masih banyak pengguna yang belum memahami cara penggunaan dan perawatan yang tepat.
Baca Juga:Kebersamaan dalam Keakraban: CB150X ADV ID Chapter Bekasi Raya Gelar Family Gathering Season 3 di BogorKopdar Gabungan PMHB: Menyatukan Semangat Loyalitas dan Persaudaraan di Bekasi
Padahal, kesalahan kecil bisa berujung pada motor tidak bisa dihidupkan hingga risiko keamanan yang tidak diinginkan.
Agar fitur canggih ini benar-benar memberi manfaat maksimal, ada sejumlah hal penting yang wajib diperhatikan oleh para pemilik sepeda motor Honda.
Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman, menjelaskan bahwa Honda Smart Key dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus perlindungan lebih bagi sepeda motor.
Sistem ini memungkinkan pengendara mengoperasikan kendaraan tanpa menggunakan anak kunci konvensional, sekaligus meningkatkan sistem keamanan melalui teknologi immobilizer dan alarm.
Ia menekankan pentingnya pemahaman pengguna terhadap cara kerja dan penggunaan yang benar agar fitur ini tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.
Dengan sistem berbasis sinyal elektronik, Smart Key memang membuat pengalaman berkendara menjadi lebih modern.
Namun, karena mengandalkan sistem elektronik, perlakuan terhadap perangkat ini tidak bisa disamakan dengan kunci biasa.
Baca Juga:Baek Seo Ra Tampil Berbeda: Aktris Terkenal Kehilangan Jiwa setelah Kecelakaan Tragis di Doctor ShinBuka Puasa di Hotel Santika Tasikmalaya: Iftar Penuh Kebaikan, Apa Saja yang Bisa Anda Dapatkan?
Agar tidak mengalami kendala saat dibutuhkan, berikut beberapa langkah pencegahan yang perlu diterapkan:
1. Simpan ID Tag dengan Aman
ID Tag memiliki peran penting dalam kondisi darurat.
Pemilik kendaraan disarankan menyimpannya di tempat aman dan mencatat nomornya di lokasi rahasia.
Data ini sangat berguna jika terjadi kehilangan Smart Key.
2. Pisahkan Emergency Key dari Smart Key
Emergency Key sebaiknya selalu dibawa, tetapi jangan disimpan dalam satu tempat yang sama dengan Smart Key.
Pemisahan ini bertujuan mengantisipasi jika salah satunya hilang.
3. Jangan Simpan Kunci di Dalam Bagasi
Kesalahan yang kerap terjadi adalah menyimpan Smart Key dan Emergency Key di dalam bagasi motor saat sistem dalam kondisi OFF.
Jika keduanya berada di dalam, motor tidak akan bisa dihidupkan kembali karena sistem tidak dapat mendeteksi kunci dari luar.
Kesadaran terhadap tiga poin ini bisa mencegah situasi merepotkan, terutama saat sedang terburu-buru.
