RADARTASIK.ID – Kabar sensasional datang dari Spanyol. Program televisi populer El Chiringuito de Jugones melaporkan bahwa Diego Simeone telah mencapai kesepakatan awal dengan Inter Milan untuk menangani tim mulai musim depan.
Jika kabar ini benar, maka Simeone akan mengakhiri kebersamaannya yang panjang bersama Atlético Madrid, klub yang ia latih sejak 23 Desember 2011.
Artinya, pria asal Argentina itu akan menutup era 16 musim bersama Los Colchoneros—sebuah periode yang mengubah wajah klub ibu kota Spanyol tersebut.
Baca Juga:Allegri yang Penakut dan Bursa Transfer yang Buruk Buat AC Milan Sulit MenangMedia Italia: Spalletti dan Comolli Terancam Dipecat Jika Juventus Gagal Finis Empat Besar
Selama di Atletico, Simeone menjelma menjadi ikon. Ia mempersembahkan dua gelar La Liga, satu Copa del Rey, satu Piala Super Spanyol, dua Liga Europa, dan dua Piala Super Eropa.
Delapan trofi itu mencakup hampir seperempat dari total 33 gelar sepanjang sejarah klub.
Di bawah kepemimpinannya, Atletico bertransformasi menjadi kekuatan yang mampu menyaingi raksasa seperti Barcelona dan Real Madrid, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Namun musim ini situasinya tidak sepenuhnya ideal. Atletico tertahan di posisi keempat klasemen La Liga dan tertinggal 13 poin dari pemuncak klasemen FC Barcelona.
Di Liga Champions, mereka juga masih berjuang setelah bermain imbang 3-3 pada leg pertama play-off melawan Club Brugge.
Kontrak Simeone bersama Atletico sejatinya masih berlaku hingga Juni 2027.
Namun spekulasi masa depan mulai menguat, apalagi ia dikenal sebagai salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia.
Menurut laporan media Prancis L’Equipe, gaji Simeone mencapai sekitar €3 juta bruto per bulan.
Baca Juga:Gian Piero Gasperini: Duel Lawan Juventus Bukan Penentu Langkah AS Roma ke Liga ChampionsLuca Marelli: Gol Parma ke Gawang AC Milan Tidak Sah
Jika dihitung per tahun, nilainya menyentuh €40 juta atau setara Rp680 miliar (dengan kurs €1 = Rp17.000).
Angka tersebut tentu jauh melampaui standar gaji pelatih di Serie A.
Sebagai perbandingan, pelatih Inter saat ini menerima sekitar €2,5 juta per musim ditambah bonus—atau sekitar Rp42,5 miliar per tahun.
Jika Inter benar-benar mendatangkan Simeone, maka struktur gaji klub hampir pasti akan mengalami penyesuaian signifikan.
Kembalinya Simeone ke Italia bukanlah hal yang mustahil. Sebelum menjadi pelatih, ia pernah berkarier di Serie A bersama Pisa, Lazio, dan tentu saja Inter.
