RADARTASIK.ID— Langkah zigzag Persib Bandung terkait I Made Wirawan.
Di tengah persaingan ketat putaran kedua BRI Super League 2025/26, Persib justru membuka kembali lembaran lama dengan mendaftarkan sosok yang sejatinya telah menutup karier profesionalnya.
Legenda Persib Bandung I Made Wirawan, penjaga gawang yang sempat menggantungkan sarung tangan, kembali tercantum dalam daftar pemain Pangeran Biru.
Keputusan tersebut muncul seiring perubahan komposisi pemain asing Persib.
Baca Juga:Mantan Gelandang Persija Bela Persib untuk Lawan Ratchaburi FC di ACL Two, Ini Persiapan Skuad Bojan Hodak Guru Madrasah Investasi Peradaban Bangsa, Ini Kabar Baik untuk Guru Madrasah Swasta Non ASN
Kiper asal Wales, Adam Przybek, hanya diproyeksikan tampil di ajang AFC Champions League Two.
Situasi ini membuat Persib harus menyesuaikan pendaftaran pemain di kompetisi domestik, terlebih ketika kebutuhan tim mengarah pada penambahan amunisi baru di lini depan.
Kehadiran penyerang asal Spanyol, Sergio Castel, mengisi salah satu dari kuota 11 pemain asing dan secara otomatis menggeser Przybek dari daftar Liga.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengambil kebijakan pragmatis di tengah keterbatasan waktu bursa transfer.
Dengan regulasi yang mengharuskan setiap tim memiliki empat penjaga gawang, sementara Persib hanya memiliki tiga nama yang siap didaftarkan, Made menjadi pilihan paling realistis.
Pasar transfer yang kian sempit dan minimnya opsi kiper yang sesuai kebutuhan membuat keputusan tersebut akhirnya diambil.
Kembalinya Made melengkapi barisan penjaga gawang Persib yang telah lebih dulu diisi Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, dan Rhaka Syafaka.
Baca Juga:Menhaj Menggagas Program Beras Haji Nusantara untuk Penuhi Pangan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci Dilatih Eks Persib, Semen Padang Terus Menghentak, Terbaru Kalahkan Persita Tangerang 1-0
Di antara nama-nama itu, Made berdiri sebagai sosok paling sarat pengalaman.
Sejak bergabung pada 2012, ia mencatatkan 153 penampilan di liga bersama Persib, menjadi saksi berbagai era, gelar, hingga dinamika klub.
Namun pada 2023, Made memilih menepi dan beralih peran sebagai asisten pelatih kiper.
Meski kembali terdaftar sebagai pemain, kehadiran Made lebih dimaknai sebagai pengaman terakhir.
Bojan Hodak berharap situasi di lapangan tidak sampai menuntut Made untuk kembali berdiri di bawah mistar.
Pelatih asal Kroasia itu menilai Fitrah Maulana cukup siap menjadi pelapis Teja Paku Alam, sementara Made diposisikan sebagai kiper keempat yang berfungsi menjaga kedalaman skuad.
Secara fisik dan pengalaman, Made masih dinilai layak, namun perannya diharapkan tetap berada di balik layar.
