TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sudah tahun 2026. Pemkab Tasikmalaya pernah menjanjikan pembangunan serta perbaikan jalan rusak tahun lalu. Tahun 2025. Tapi, anggaran daerah terbatas. Tak mungkin membangun semua ruas jalan rusak se-Kabupaten Tasikmalaya dengan APBD.
Maka, waktu itu, Bupati Cecep Nurul Yakin berinisiatif mengajukan pinjaman daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)—Perusahaan plat merah di bawah Kementerian Keuangan. Nilainya Rp 230 miliar.
Hasil hitungan pemkab, pinjaman Rp 230.250.000.000 itu cukup untuk membangun dan memperbaiki 64,51 kilometer. Sedangkan total panjang jalan rusak 296,89 kilometer. Rusak berat pula.
Baca Juga:Pelari Muda MAN 1 Tasikmalaya, Muhammad Yazid Anwar, Borong Medali dan Amankan Tiket Porprov 2026MAN 1 Tasikmalaya Borong Piala, Sabet Gelar Juara Umum Penegak se-Jawa Barat di Ajang Ekspresi ke-16
Kini, sudah saatnya janji itu ditagih. Kapan bisa terealisasi. Data Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmaya mencatat 64,51 kilometer jalan yang akan diperbaiki itu terbagi dalam 32 ruas. Semuanya akan dibangun dengan skema pinjaman daerah dari PT SMI. Bertahap. Tapi tahun ini.
Menurut Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil DPU-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya, Wildan Nuruzzaman ST, pinjaman daerah itu memang telah disetujui. Proses lelang serta pengadaan barang dan jasa untuk perbaikan tersebut dijadwalkan awal Februari 2026. Pelaksananya Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPU-TRPP-LH) Kabupaten Tasikmalaya.
“Saat ini sedang dalam tahapan perencanaan pengadaan barang dan jasanya. Target awal Februari sudah tayang dan dimulai pengadaannya,” kata Wildan.
Meski begitu, pengadaan barang dan jasa tidak dilakukan secara serentak. Akan dibagi tiga tahap. Penentuan titik lokasi pekerjaan akan dibahas lebih lanjut bersama pemberi pinjaman. PT SMI. Terutama terkait aspek administrasi dan teknis. Tapi, seluruh paket pekerjaan ditargetkan selesai pada tahun ini.
Salah satu ruas yang masuk dalam rencana perbaikan adalah Jalan Ciawi–Singaparna. Ruas tersebut rencananya ditangani dari awal Jalan Ciawi hingga kawasan SPBU. Selain jalur tersebut, beberapa ruas dengan kondisi rusak berat di antaranya Jalan Papayan–Cikalong, Jalan Ciwatin–Kalapagenep, Jalan KH Muhammad Syabandi, Jalan Bojongkapol–Cikangkung, Jalan Sindangreret–Cidadap, Jalan Sukagalih–Ciponyo, Jalan Jamupu–Banjarwaringin, Jalan Gorowong–Singkup, hingga Jalan Batulawang–Sukarame.
