Media Italia: Fans Inter yang Melempar Petasan ke Emil Audero Kehilangan Jari Tangan

fans Inter Milan
Ilustrasi fans Inter Milan Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Keputusan ini mencerminkan sikap tegas klub terhadap perilaku sebagian kecil suporternya yang dinilai mencoreng nama Inter.

Insiden ini terjadi di hadapan Presiden Lega Serie A, Ezio Simonelli, dan diyakini tidak akan berakhir tanpa konsekuensi.

Inter terancam sanksi berat, mulai dari denda hingga €50.000 atau sekitar Rp850 juta, hingga kemungkinan larangan kehadiran suporter di Stadion San Siro pada laga kandang berikutnya.

Baca Juga:Curhat CEO Tether Usai Gagal Beli Juventus: Sepak Bola Italia Seperti Tahun 1990-anSiapa Jeremie Boga? Pemain Baru Juventus yang Pernah Diserang Penggemar Nice di Pusat Pelatihan

Hukuman tersebut akan terasa semakin signifikan mengingat Inter dijadwalkan menjamu Juventus dalam pertandingan besar selanjutnya.

Meski demikian, kekalahan 0-3 secara otomatis tidak diberlakukan, karena pertandingan tidak dihentikan akibat alasan keamanan dan tidak ada petasan tambahan yang dilemparkan setelah insiden awal.

Ketegangan juga tidak berhenti di stadion. La Gazzetta dello Sport melaporkan adanya momen-momen menegangkan di Stasiun Cremona.

Saat menunggu kereta regional pukul 21.30, terjadi konfrontasi antara kelompok ultras dan aparat kepolisian.

Beberapa orang bahkan turun ke peron, memicu kepanikan penumpang lain yang tidak terlibat dalam pertandingan.

Di tengah situasi ini, Inter Club San Marino mengeluarkan pernyataan resmi.

Mereka mengakui kehadiran salah satu anggotanya di Cremona, namun menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara individu.

Baca Juga:Sihir Spalletti di Juventus Buat Jurnalis Italia Takjub: Ia Arsitek Kebangkitan Nyonya TuaSiapa Bryan Zaragoza? Pemain Baru AS Roma yang Punya Tinggi 164 Cm

“Kami sepenuhnya melepaskan diri dari tindakannya. Ia bepergian sendiri, tanpa sepengetahuan kami mengenai niatnya,” tulis pernyataan tersebut.

Inter Club San Marino juga menyatakan telah meminta pengusiran pelaku dari keanggotaan klub serta bekerja sama dengan DIGOS untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Insiden ini kembali menjadi pengingat keras bahwa tindakan segelintir suporter dapat mencoreng kemenangan di lapangan dan membawa dampak serius, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi klub yang mereka dukung.

0 Komentar