Anggaran Perbaikan Jalan Turun, Pemkab Garut Hanya Bisa Perbaiki 17,5 Kilometer di 2026

anggaran perbaikan jalan Kabupaten Garut 2026
Kendaraan melintas di Jalan Patriot wilayah Garut Kota. (Agi Sugiana/radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Beberapa ruas jalan di Kabupaten Garut masih rusak. Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut pun berupaya membuat jalan di mulus.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut Agus Ismail mengatakan, tahun 2026 anggarana untuk rekonstruksi, rehabilitasi dan pemeliharaan infrastruktur jalan mengalami penurunan.

“Untuk 2026, kita ada rehab, rekon juga, anggarannya total rehab rekon jalan kabupaten kurang lebih kita, kecil, sekitar Rp 28,4 miliaran, hanya di 19 ruas jalan, panjangnya hanya 17,5 kilometer,” ucapnya, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:Pelari Muda MAN 1 Tasikmalaya, Muhammad Yazid Anwar, Borong Medali dan Amankan Tiket Porprov 2026MAN 1 Tasikmalaya Borong Piala, Sabet Gelar Juara Umum Penegak se-Jawa Barat di Ajang Ekspresi ke-16

Sementara untuk pemeliharaan, pihaknya hanya mempunyai anggaran sebesar Rp 14 miliar. Kemudian sisanya untuk jalan desa, sehingga kurang lebih untuk total pembangunan hanya sekitar Rp 60 miliar.

Ia mengatakan, anggaran turun jika di bandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp 80 miliar.

“2025 Rp 80 miliaran, sekarang Rp 60 miliaran, kita harus membagi dengan yang lain,” katanya.

Agus menerangkan, idelanya untuk pemeliharaan minimal Rp 48 miliar. “Kalau mau bagus, paling minim sekali di Rp 24 miliar,” katanya.

Ia mengatakan, anggaran hanya bersumber dari APBD. Sementara untuk anggaran atau bantuan provinsi maupun pusat belum.

Sebelumnya, Pemkab Garut mengupayakan peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari percepatan pembangunan wilayah, khususnya di kawasan jalur Garut selatan.

Agus mengatakan, telah melakukan survei dan monitoring dalam rangka peningkatan dan perbaikan insfrastruktur jalan khususnya yang menjadi prioritas yaitu jalur Pamegatan – Singajaya.

Baca Juga:Lari yang Berubah Makna di Kota Tasikmalaya! (Part 1)Gelorakan Kedisiplinan, 93 Sekolah Ikuti LKBB Grilya Mustofa Nasional di MAN 1 Tasikmalaya

“Itu panjangnya kurang lebih 23 kilometer dari mulai lawang angin sampai ke Singajaya, itu yang sedang kita ajukan melalui program Insfrastruktur Jalan Daerah (IJD) dengan kementerian PU,” ujar Agus Ismail.

Agis sapaan akrabnya menjelaskan, pada awalnya Pemkab Garut mengajukan bantuan anggaran sebesar Rp94 miliar dengan rencana lebar badan jalan mencapai lima meter.

Namun, setelah dilakukan pembahasan ternyata lebar badan jalan hanya mencapai 4 meter.

“Pertama kita mengajukan di Rp 94 miliar, kemudian setelah dilakukan pembahasan ternyata lebar yang diharapkan bisa mencapai 5 meter itu tidak terpenuhi, kita hanya menetapkan di 4 meter untuk badan jalan sehingga kita ajukan itu di Rp 79 miliar,” jelasnya.

0 Komentar