Wapres Gibran Dijadwalkan Silaturahmi ke Ponpes Cipasung Tasikmalaya Besok

Wapres Gibran ke Cipasung
KH Ubaidillah Ruhiat, Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan berkunjung dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan data yang diperoleh Radar Tasikmalaya dari Tim Sekretariat Pribadi Setwapres, Wapres Gibran direncanakan mendarat di Bandara Lanud Wiriadinata pada pukul 08.30 WIB.

Sebelum mengunjungi Pondok Pesantren Cipasung dan sentra kerajinan Rajapolah, Wapres Gibran terlebih dahulu akan meninjau kios dan pedagang di Pasar Cikurubuk atau Pasar Pancasila Tasikmalaya.

Baca Juga:Estafet di Kota Santri, PMII Kota Tasikmalaya Selalu Tahu Diri!Yanto Oce Datang, Tasikmalaya Menghangat Lagi!

Setelah itu, Wapres dijadwalkan meninjau pelayanan di RSUD dr Soekardjo, termasuk pelayanan di masing-masing poli, peninjauan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas, serta peninjauan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Kota Tasikmalaya.

Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, KH Ubaidillah Ruhiat, membenarkan rencana kunjungan kerja dan silaturahmi tersebut.

“Insyaallah kalau Wapres tidak ada halangan mau ke Ponpes Cipasung,” kata KH Ubaidillah.

Menurutnya, kunjungan Wapres Gibran ke Ponpes Cipasung tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga meninjau kegiatan pelatihan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan bagi tenaga pendidik dan santri Cipasung.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Cipasung, KH Drs Abdul Chobir MT, mengatakan bahwa dua hari sebelumnya telah dilaksanakan pelatihan AI atau kecerdasan buatan bagi para pengajar dan santri di lingkungan Pondok Pesantren Cipasung. Pelatihan tersebut merupakan salah satu program pemerintah pusat atau Wapres Gibran.

“Dengan harapan mudah-mudahan, kedatangan Wapres Gibran, dapat membuat pesantren termasuk pendidik dan santri Cipasung lebih siap dalam menghadapi perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju,” ungkap Chobir.

Chobir menambahkan, saat ini dunia banyak dikuasai oleh teknologi, termasuk penggunaan AI, sehingga baik tenaga pendidik maupun santri perlu menguasai teknologi tersebut.

Baca Juga:Kabupaten Garut Bakal Jadi Tuan Rumah Porprov 2030Pasar Terbesar di Priangan Timur Pun Kini Menangis, Kadis Baru yang Ragu Terkena Debu!

“Sehingga tenaga pendidik dan santri di Pondok Pesantren Cipasung mempunyai kesiapan dalam menghadapi kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Universitas Islam KH Ruhiat (UNIK) Cipasung, Asep M Tamam, menyebutkan bahwa pelatihan AI bagi santri dan pendidik di pesantren dan kampus sangat berdampak pada peningkatan penguasaan serta pengetahuan teknologi.

0 Komentar