BANJAR,RADARTASIK.ID – Polres Banjar mengungkap sebanyak 221 kasus sepanjang tahun 2025.
Capaian tersebut disampaikan Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi saat press release akhir tahun di Mapolres Banjar, Rabu sore 31 Desember 2025.
Seluruh kasus yang diungkap ditangani oleh empat satuan, yakni Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba), serta Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam).
Baca Juga:Ciamis Membuktikan: Dari Komitmen Jadi Prestasi, Rp24 Miliar Kembali untuk Rakyat!Refleksi Pergantian Tahun: Memoles Kembali Kaca Partai Politik yang Mulai Buram!
“Ini berkat kerja keras semua satuan dan jajarannya, karena berhasil mengungkap kasus yang terjadi di Kota Banjar sepanjang tahun 2025,” ujarnya.
Dari total tersebut, jajaran Satreskrim menuntaskan 99 dari 136 kasus yang ditangani.
Kasus-kasus tersebut meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan (C3), penipuan, penggelapan, penganiayaan, pengeroyokan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta kasus perlindungan anak.
Satlantas menyelesaikan 52 kasus kecelakaan lalu lintas, baik yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam kasus kecelakaan tersebut, tercatat 20 orang meninggal dunia dengan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara itu, Satuan Narkoba berhasil mengungkap 28 kasus, dan lima kasus yang ditangani di Propam telah dinyatakan selesai penanganannya.
“Untuk penyelesaian perkara pada kasus yang belum tuntas tahun 2025, prosesnya akan dilanjutkan hingga rampung pada 2026,” jelas AKBP Tyas.
Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Heru Samsul Bahri, mengungkapkan bahwa kasus penipuan masih mendominasi sepanjang 2025 dengan 27 kasus, disusul kasus C3 sebanyak 25 kasus dan perlindungan anak sebanyak 18 kasus.
“Di tahun 2024 ada 133 kasus dan selesai 93 kasus dengan penyelesaian perkara sebanyak 69,9 persen. Sementara tahun 2025 terdapat 136 kasus dan selesai 99 kasus, penyelesaian perkara sebesar 72,7 persen. Ada kenaikan 3,8 persen dari tahun sebelumnya,” jelasnya.
Baca Juga:Sepanjang 2025, Kejari Garut Setor Ke Kas Negara Hingga Rp 2 miliar LebihDua Wajah Kontras Kota Santri!
Dari 99 kasus yang berhasil diselesaikan tersebut, sebanyak 58 perkara telah dinyatakan P21 dan dilanjutkan ke Kejaksaan serta Pengadilan, sedangkan 41 perkara diselesaikan melalui mekanisme Restoratif Justice (RJ).
Kasatlantas Polres Banjar AKP Firman Hidayat Pinim menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 masih didominasi kendaraan roda dua dan roda empat, sementara sisanya melibatkan dump truck dan tronton.
“Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2025 sebanyak 52 kasus (kejadian), hampir sama dengan tahun 2024. Hanya saja korban meninggal dunia beda satu, menurun di tahun 2025,” ujarnya.
