Sebelum Makan Siang, Wali Kota Tasikmalaya Cek PKL di Jalan Pemuda Pascadirelokasi dari Kawasan Masjid Agung

PKL di Jalan Pemuda
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, berbincang-bincang dengan PKL di Jalan Pemuda yang direlokasi dari Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Jumat, 12 Desember 2025. (Siaran Langsung TikTok Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengecek aktivitas pada pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pemuda, Jumat siang, 12 Desember 2025, setelah direlokasi dari kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Dalam pantauan siaran langsung TikTok Radartasik.id sehabis Salat Jumat, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan mendatangi para PKL di Jalan Pemuda.

Dalam kesempatan tersebut, para PKL Jalan Pemuda menyampaikan berbagai keluhan ke wali kota.

Baca Juga:78 Tahun Hidup dalam Gelap, Sukinah Akhirnya Dapat Cahaya dari Program BPBLDahlan Iskan Diusulkan Raih Anugerah Dewan Pers 2025: Penghargaan untuk Spirit Media Baru Menginspirasi

Mereka mengaku sejak dua hari pascarelokasi, omzet harian mereka merosot tajam.

Para pembeli belum seramai saat mereka berjualan di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Mereka meminta pemerintah mencarikan cara agar aktivitas jual-beli di Jalan Pemuda ramai.

Salah satu di antara pedagang ada yang mengharapkan agar di jalur yang dijadikan tempat relokasi PKL dibangun gapura penanda adanya pedagang.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menampung aspirasi para pedagang dan memberikan pesan agar para pedagang tetap mengikuti arahan pemerintah untuk berjualan di tempat relokasi.

Viman pun menyampaikan, pemerintah akan mencari jalan terbaik bagi para pedagang agar tetap mendapatkan penghasilan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, saat hendak diwawancara content creator TikTok Radaratsik.id, tim pendamping Wali Kota Tasikmalaya tidak mengizinkan untuk melakukan wawancara karena Viman mau makan siang terlebih dahulu.

Baca Juga:Penjualan Turun, tetapi Koleksi Menjadi Penyelamat Kinerja GameStop pada Kuartal IIINight Ride Pencinta Honda ADV Pecah di Bogor, Silaturahmi Makin Nempel!

Salah seorang PKL di Jalan Pemuda, Yuyun, mengaku, pascadirelokasi dari kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, pendapatannya menurun drastis.

Biasanya, ketika berjualan di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Yuyun mendapatkan Rp 200 per hari.

Sementara itu, sejak dua hari berjualan di Jalan Pemuda, omzetnya hanya Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per hari.

Namun, menurut dia, untuk pendapatan hari Jumat sampai siang hari, pendapatannya lumayan merangkak naik.

”Hari ini alhamdulillah sudah dapat Rp 70.000,” ungkapnya saat ditanya content creator siaran langsung TikTok Radartasik.id.

Yuyun berharap pendapatannya bisa kembali meningkat seperti ketika masih berjualan di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Salah seorang Koordinator PKL di Jalan Pemuda, Yadi, mengungkapkan, tempat relokasi yang baru ini cukup nyaman bagi para pedagang meskipun pembelinya belum seramai ketika berjualan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. ”Harapannya secerah yang kita harapkan,” ujarnya.

0 Komentar