Identitas Mayat yang Ditemukan di Gubuk di Garut Masih Misteri, Jenazah Didinginkan, Diautopsi Besok

Mayat yang Ditemukan di Gubuk di Garut
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Garut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat di Kampung Salagedang, Desa Cibatu, pada Jumat, 7 November 2025. (Polres Garut for Radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, dikejutkan dengan penemuan mayat yang diduga laki-laki di sebuah gubuk kosong di Kampung Salagedang, Desa Cibatu, pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 15.15 WIB.

Kejadian ini menyisakan misteri, mengingat kondisi jenazah yang ditemukan hanya menyisakan kerangka tubuh yang tergantung dengan seutas tali.

Dalam video yang beredar luas, tampak mayat yang ditemukan di gubuk di Garut tersebut mengenakan jaket hitam, celana hitam, dan sepatu, sementara tubuhnya sudah dalam kondisi membusuk.

Baca Juga:Dilepas Bupati Abdusy Syakur Amin, Persigar Garut Siap Tempur di Babak 12 Besar Liga 4 Seri 1 Jawa BaratPeringatan Hari Pahlawan di Garut, Bupati Syakur: Mereka Bukan hanya Sekadar Nama yang Terukir di Batu Nisan

Penemuan yang menggemparkan ini memicu pertanyaan seputar identitas korban dan bagaimana ia bisa berakhir di gubuk yang sudah lama tidak terpakai itu.

Kisah penemuan ini bermula saat seorang saksi yang tengah melintas mencium bau busuk dari arah sebuah gubuk tua yang tidak terpakai.

Merasa curiga, saksi pun mendekati sumber bau tersebut.

Ketika membuka pintu gubuk, ia terkejut melihat mayat yang tergantung dalam kondisi hampir tak berbentuk, hanya menyisakan kerangka.

Dalam keterangan resmi, Ipda Susilo Adhi, Kasi Humas Polres Garut, mengungkapkan, kondisi mayat saat ditemukan sudah sangat membusuk, dan hampir tidak ada bagian tubuh yang tersisa kecuali tulang belulang.

Pihak kepolisian segera bergerak untuk menangani temuan ini.

Pada Senin, 10 November 2025, Rini, pelaksana Tim Forensik RSUD dr Slamet Garut, mengonfirmasi bahwa jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.

Menurut Rini, jenazah kini disimpan di ruang pendingin rumah sakit dan dijadwalkan untuk dilakukan autopsi pada hari Rabu, 12 November 2025, untuk mengetahui lebih jauh tentang penyebab kematiannya.

”Insyaallah besok atau Rabu mau autopsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Polres Garut masih belum dapat mengidentifikasi mayat tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menerima laporan mengenai orang yang hilang.

Baca Juga:Angka Pengangguran di Garut Tinggi, Hanya 50 Persen Terserap Dunia Kerja, Itu Pun Perlu Pelatihan Skill DasarMisteri Penemuan Tulang Belulang Manusia di Gubuk di Garut: Polisi Masih Menyelidiki Identitas Korban 

Polisi pun mengimbau kepada masyarakat Garut yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor.

Gubuk tempat penemuan mayat tersebut diketahui sudah lama tidak digunakan.

Terletak cukup jauh dari pemukiman warga, tempat itu seakan menjadi lokasi yang terlupakan.

Polres Garut menyatakan bahwa lokasi yang terisolasi ini semakin memperumit proses penyelidikan, namun mereka terus berupaya untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. (Agi Sugiana)

0 Komentar