“Kenapa yang di sana tak pernah kena giliran?”ungkap seorang ASN perempuan yang tengah menanti promosi tersebut.
Fenomena “kebal mutasi” di BKPSDM sering jadi bahan gunjingan di kalangan ASN. Bukan hanya karena mereka jarang digeser, tapi juga karena posisi di kantor itu dianggap strategis bahkan menguntungkan.
Dari situ, jaringan informasi mengalir, dan akses ke “daftar rahasia jabatan” terbuka lebih lebar dibanding dinas lain.
Pegawai di dinas lain mengaku iri, bahkan sinis.
Baca Juga:Ketika Tanah Karangjaya Digali Demi Emas, yang Tersisa Hanya Lubang dan Air KeruhViral Warga Pangandaran Sakit di Taiwan, Memelas Minta Dijemput ke Gubernur Jabar, Eh Ternyata Begini
“Kalau kita, tiap tahun waswas. Tapi yang di sana, tenang. Kayak punya tameng,” kata seorang ASN yang hobi lari tersebut.
Ada yang menyebut, BPKSDM menjadi semacam “benteng kekuasaan administratif”.
Selama mereka yang duduk di sana tak digoyang, maka mereka bisa menentukan siapa yang boleh naik dan siapa yang tetap diam.
Tapi di lapangan, fakta berbicara lain: banyak pegawai di dinas lain yang sudah tiga kali pindah tempat, sementara BKPSDM tetap tak berubah.
Di ruang yang tenang itu, stabilitas jadi wajah depan tapi di baliknya, ada aroma kekuasaan yang tak terucap. Karena di tubuh birokrasi, kadang yang paling sulit digeser bukan kursi kepala dinas, melainkan mereka yang mengatur siapa boleh duduk di kursi itu. (red)
