RADARTASIK.ID — Persaingan sehat di posisi kiper Persib Bandung antara Teja Paku Alam dan Adam Przybek mendapatkan sorotan pelatih Persib Bojan Hodak.
Bojan Hodak, menilai persaingan sehat di posisi kiper Persib timnya berjalan sangat positif.
Saat ini, posisi Teja Paku Alam masih menjadi pilihan utama berkat performa konsisten dan kepercayaan diri yang terus meningkat.
Baca Juga:Diskon Menarik Tiket Persib vs Dewa United, Harga Khusus Rp 105.000, Berikut Ini PersyaratannyaFrans Putros Ungkap Perasaannya di Persib Bandung, Mengaku Semakin Jatuh Cinta, Bicarakan Fighting Spirit Â
Teja dinilai sebagai salah satu kiper lokal yang mampu bersaing dengan penjaga gawang asing di level kompetisi tertinggi.
Sejak awal musim, Persib Bandung sebenarnya memiliki Adam Przybek, kiper asal Wales, sebagai salah satu opsi utama.
Namun, cedera engkel yang dialami Adam pada masa pramusim membuat Teja mendapat kesempatan tampil lebih banyak.
“Adam (Przybek) saat pramusim bermain baik, dia melakukan tugasnya dengan baik ketika memainkan laga uji coba pramusim. Tapi tak beruntung untuknya karena mengalami cedera dan Teja (Paku Alam) harus bermain,” kata Bojan Hodak.
Bojan Hodak mencermati bahwa peluang tersebut dimanfaatkan Teja dengan sangat baik melalui sejumlah penyelamatan krusial dan catatan clean sheet dalam lima pertandingan beruntun.
Bojan Hodak mengungkapkan bahwa Przybek sempat tampil solid selama laga uji coba pramusim dan menunjukkan profesionalisme tinggi.
Namun, kondisi cedera membuatnya harus menepi sementara, sehingga posisi utama diberikan kepada Teja Paku Alam.
Baca Juga:Gelandang Persib Ini Dapat Hukuman Tambahan, Sikap Manajemen Persib Menunjukkan KedewasaanPresiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh Bangsa, Termasuk Gus Dur dan Soeharto
Seiring waktu, performa Teja yang stabil membuat pelatih asal Kroasia itu enggan melakukan rotasi.
Menurut Bojan Hodak, fase yang dialami Teja saat ini merupakan salah satu periode terbaik dalam kariernya.
Ia menilai bahwa dalam posisi penjaga gawang, performa dan konsistensi menjadi faktor penentu, dan hanya situasi tertentu seperti cedera atau kesalahan fatal yang dapat mengubah susunan pemain utama.
Bojan Hodak menambahkan, Persib berada pada posisi yang menguntungkan karena memiliki kedalaman skuad di sektor kiper.
Selain Teja dan Przybek, kini Fitrah Maulana juga menunjukkan perkembangan signifikan dan mulai memberikan tekanan positif dalam persaingan internal.
Pelatih berusia 53 tahun itu menyebut bahwa idealnya setiap tim memiliki dua kiper dengan kemampuan setara, namun Persib Bandung beruntung karena memiliki tiga penjaga gawang yang sama-sama berkualitas.
