CIAMIS, RADARTASIK.ID – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Pasar Manis Ciamis mengadakan audiensi dengan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, untuk membahas rencana relokasi PKL ke area parkir dan trotoar pasar tersebut pada hari Jumat (8/8/2025).
Dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat Sekretariat Daerah Ciamis, hasil audiensi menunjukkan bahwa para PKL menolak relokasi dan lebih memilih agar dilakukan penataan di lokasi yang ada saat ini.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Ciamis (HPPC), Dody Daryanto, menjelaskan bahwa setelah audiensi, terdapat dua opsi yang dipertimbangkan antara relokasi dan penataan.
Baca Juga:Sera Sani Jabat Unsur Ketua GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya: Teruskan Perjuangan dan Nilai-Nilai Kebangsaan!Dosen Unsil Tasikmalaya Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM di Desa Selasari Kabupaten Pangandaran
Ia mengatakan bahwa Bupati Ciamis masih melakukan kajian mendalam mengenai dua opsi tersebut dan meminta waktu satu minggu lagi untuk mengambil keputusan.
“Meskipun demikian, HPPC sudah mengajukan pandangan agar penataan dilakukan di tempat yang sudah ada saat ini,” ucapnya, menjelaskan.
Dody berharap keputusan Bupati Ciamis nantinya dapat mengakomodasi kebutuhan para PKL, sekaligus menjaga keteraturan pasar. Ia menekankan bahwa penataan dengan ukuran dan bangunan yang seragam akan lebih memudahkan para pedagang untuk berjualan, bahkan dengan biaya yang mereka tanggung sendiri.
“PKL siap melakukan penataan dengan ukuran dan bangunan seragam, tentunya dengan biaya sendiri,” ungkapnya, menjelaskan.
Terkait jumlah pedagang yang terlibat, sekitar 157 PKL berada di dalam Pasar Manis Ciamis, sementara 137 pedagang lainnya beroperasi di pasar subuh.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penataan atau relokasi dengan musyawarah yang menghasilkan kesepakatan bersama.
“Bahwa tujuan dari penataan atau relokasi adalah untuk menciptakan pasar yang lebih bersih, tertib, serta memberikan akses yang lebih mudah bagi kendaraan pemadam kebakaran, jika terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Baca Juga:Perlengkap Pelayanan, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Hadirkan Klinik Hematologi OnkologiFauzian Faikal Siap Bawa Nafwa FC Salawu Gemilang di Festival Grassroots Tasik Raya Cup 3
Herdiat menambahkan bahwa kejadian beberapa bulan lalu, ketika lapak-lapak pedagang tidak teratur, menyebabkan mobil pemadam kebakaran kesulitan untuk mendekati lokasi.
Oleh karena itu, kata dia, penataan atau relokasi menjadi hal yang penting untuk mempertimbangkan faktor keselamatan, kebersihan dan ketertiban pasar.
Setelah audiensi, puluhan PKL melakukan foto bersama dengan Bupati Ciamis, sebagai bentuk antusiasme mereka terhadap proses yang sedang berjalan, berharap hasil akhirnya dapat memenuhi harapan semua pihak. (riz)
