“Ini bukan cerminan dari nilai-nilai Lyon, dan meskipun saya tidak bangga dengan apa yang terjadi, saya menghargai sikapnya dalam meminta maaf,” lanjutnya.
Meski sudah meminta maaf, Fonseca tetap menghadapi ancaman sanksi berat karena regulasi disiplin Ligue 1 menganggap tindakan tersebut sebagai ancaman serius.
“Setiap kata, gerakan, atau sikap yang dapat menimbulkan ketakutan dianggap sebagai tindakan intimidasi. Jika mengandung ancaman terhadap integritas fisik seseorang, maka tindakan tersebut dikategorikan sebagai ancaman serius,” bunyi regulasi disiplin Ligue 1.
Baca Juga:Mattia Zaccagni: Pedro Orang yang Tepat untuk Eksekusi Penalti di Menit TerakhirDramatis! Lazio Tumbangkan AC Milan 2-1 di Injury Time Lewat Penalti Pedro
Menurut laporan RMC Sport, pelatih Lyon itu berisiko diskors hingga tujuh bulan karena dianggap melakukan intimidasi terhadap wasit.
Saat ini, otoritas Ligue 1 tengah menunggu laporan resmi dari wasit sebelum menjatuhkan keputusan akhir.
Namun, Fonseca bukan satu-satunya sosok yang terlibat dalam kontroversi dengan wasit di Ligue 1 musim ini.
Beberapa kasus lainnya meliputi:
– Pablo Longoria (Presiden Marseille) – Diskors 15 pertandingan (setara dengan enam bulan) karena menuduh adanya “korupsi” dalam kepemimpinan wasit.
– Franck Haise (Pelatih Nice) – Diskors tiga pertandingan akibat hinaan terhadap wasit setelah tersingkir dari Coupe de France.
– Eric Roy (Pelatih Toulouse) – Diskors tiga pertandingan setelah bentrok dengan ofisial keempat.
– Didier Digard (Pelatih Le Havre) – Diskors satu pertandingan ditambah dua laga karena protes keras terhadap wasit dalam laga melawan Reims.
