Simulasi Penataan PKL Pedestrian Sempat 'Tegang', Satpol PP Adu Mulut dengan Pedagang

simulasi penataan PKL pedestrian cihideung
Sejumlah petugas Satpol PP Kota Tasikmalaya memindahkan tenda pedagang kaki lima di kawasan pedestrian saat simulasi penataan, Kamis 8 Agustus 2024. (Firgiawan/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di area Pedestrian Cihideung mulai dilakukan. Sebagaimana terlihat pada Kamis pagi 8 Agustus 2024.

Sejumlah dinas terkait mulai dari Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) hingga Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Perindustrian Perdagangan (Perindag) terlihat berkumpul melakukan simulasi pemetaan PKL.

Mereka dibantu Forum Peduli Cihideung (FPC) mensimulasikan penempatan pedagang. Dalam simulasi itu PKL dikelompokan pada 10 titik area sesuai Feasibility Study (FS).

Baca Juga:70 Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya Akan Dapat Komputer Baru, Ada yang Dapat 1 Hingga 12 Unit!Membaca Skenario Paslon Versus Kotak Kosong di Pilkada Kota Tasikmalaya 2024

Setiap titik maksimal dihuni 18 pedagang. Total jumlah pedagang yang ditempatkan ada 185 dari 195 PKL yang terdata. 10 lainnya akan ditempatkan menempel di bagian depan toko, disesuaikan dengan jenis komoditasnya.

“Nantinya bakal didesain seperti apa konsepnya. Nanti akan kita informasikan baik ke forum mau pun pedagang. Simulasi bertujuan mengecek kenyamanan aktivitas di sana. Panduan keamanan, panduan. Yang tak ada didata tidak diperkenankan, supaya tidak jadi kesemrawutan lagi,” ujar Kepala Dinas KUMKMPerindag Kota Tasikmalaya H Apep Yosa disela simulasi.

Dia menjelaskan, simulasi tidak sebatas mengatur penempatan tenda sementara saja. Tapi juga memastikan data konkret pedagang, supaya mengisi titik yang disediakan.

“Sehingga ketika ada yang jualan di luar itu, bisa diawasi bersama. Pedagang yang sudah dipetakan di masing-masing titik, akan ditetapkan jualan apa saja, siapa saja,” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Apep, pedagang akan lebih tertata dan pengunjung juga akan lebih betah untuk datang. Selain itu area parkir dan ornamen pelengkap pedestrian juga akan dibenahi oleh intansi terkait.  

Sementara dari pantauan Radar, upaya simulasi penataan pedagang di kawasan Pedestrian sempat diwarnai adu mulut antara petugas Satpol PP dengan PKL. Hal itu disebabkan para pedagang sudah punya konsep sendiri.

Mereka menyiapkan lapak jualan dengan asumsi kondisi tidak akan berubah dari posisi sekarang. Namun, ketegangan berhasil diredam sehingga pemetaan bisa dilanjutkan meski diguyur hujan.

Baca Juga:Kejutan! Isteri Vokalis Gigi Umumkan Siap Maju Pilkada Ciamis Dampingi Nanang PermanaMenanti Manuver Azies Rismaya Mahpud Jelang Masa Injury Time di Pilkada Kota Tasikmalaya!

“Respons warga sekitar dan pedagang selaras dengan rencana Pemkot Tasikmalaya. Parkir, PKL, sudah kita komunikasikan dengan RT/RW, Linmas setempat. Akan disesuaikan dengan FS awal. Semoga semua terakomodir,” ungkap Kasatpol PP Kota Tasikmalaya H Iwan Kurniawan.

0 Komentar