Suharso Monoarfa Dipecat

Suharso Monoarfa Dipecat
suharso monoarfa- foto: ricardo/jpnncom
0 Komentar

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menjelaskan Mardiono diangkat sebagai Plt Ketua Umum PPP untuk menguatkan konsolidasi partai. Keputusan diambil dalam musyawarah kerja nasional (mukernas) PPP yang digelar baru-baru ini. ”Mukernas merupakan forum permusyawaratan partai tertinggi kedua setelah muktamar,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin.

Menurut Arsul, pergantian itu merupakan reorganisasi dan revitalisasi fungsi jabatan kader partai maupun kader partai yang menjabat di eksternal. ”Pergantian hanya untuk ketua umum,” ucapnya.

Arsul menegaskan telah dilakukan komunikasi dengan Suharso sebelum pergantian ketua umum dalam mukernas. Karena itu, dia menyebut proses pergantian sudah sesuai dengan anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART). ”Ini bukan perpecahan, karena Mardiono dan Suharso adalah dua orang sahabat,” katanya.

Baca Juga:Amplop SuharsoAngkot Semakin Tercekik

Suharso lebih lanjut mengatakan keputusan mukernas hanya membagi tugas antara Suharso dan Mardiono. Suharso diharapkan lebih maksimal lagi membantu presiden sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas.

Arsul lantas bercerita masa sebelum pelaksanaan Muktamar IX PPP 2020 lalu, dimana terdapat sejumlah kandidat yang ingin mencalonkan diri. Ketika itu jabatan ketua secara aklamasi diberikan kepada Suharso, karena berada di kabinet.

Harapan dalam Muktamar, kata Arsul, agar komunikasi dengan pusat-pusat kekuasaan dan partai lain lancar disertai konsolidasi tetap lancar. ”Memang komunikasi dengan eksternal partai lancar, tetapi kami tidak bisa maksimal dalam konsolidasi internal partai,” katanya. (ast/gir/jpnn)


[/membersonly]

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

Laman:

1 2
0 Komentar